Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Musim Hujan Memicu Peningkatan Potensi Erupsi Gunung Semeru

Air yang masuk akan terpanaskan, berubah menjadi uap, menambah tekanan, dan kemudian letusan terjadi.

Senin, 24 November 2025
A A
Penampakan awan panas guguran Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, Minggu, 23 November 2025. Foto Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi BNPB.

Penampakan awan panas guguran Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, Minggu, 23 November 2025. Foto Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Terkait kenaikan status Semeru dari Waspada ke Siaga, Mirzam menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan PVMBG karena meningkatnya parameter vulkanik.

Intensitas gempa vulkanik yang semakin sering selain parameter lain seperti perubahan kandungan gas, kenaikan temperatur, dan deformasi. Kondisi ini menjadi dasar utama peningkatan status.

Baca juga: Warga Desak PT GKP Angkat Kaki dari Pulau Wawonii Berdasar Putusan MA

Ia juga menekankan pentingnya pemantauan melalui sumber resmi. Kondisi aktual aktivitas gunung sebaiknya selalu dilihat melalui pembaruan PVMBG atau aplikasi Magma Indonesia.

“Jika letusan semakin jarang dan letusan semakin kecil, maka pertanda gunung api ini berangsur membaik seperti halnya orang sakit batuk yang semakin jarang batuk dan melemah batuknya,” ujar dia.

Patuhi rekomendasi resmi

Untuk langkah mitigasi, Mirzam mengimbau masyarakat agar mengikuti instruksi lembaga berwenang, seperti arahan PVMBG. Misalnya, mengungsi ke area aman di luar zona bahaya yang direkomendasikan.

Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, ia menyarankan penggunaan masker basah untuk menurunkan risiko paparan abu. Sebab masker basah dapat meningkatkan daya rekat dan daya hisap terhadap abu vulkanik.

Baca juga: Longsor Banjarnegara, Operasi SAR Diperpanjang Tiga Hari

Berdasarkan data sementara hingga Minggu, 24 November 2025, lokasi terdampak berada di 3 desa di 2 kecamatan. Desa-desa terdampak adalah Desa Supiturang dan Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, dan Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.

Dampak korban jiwa terdapat tiga warga luka berat. Mereka telah dirujuk dan dirawat di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Sedangkan kerugian material terdiri dari rumah rusak berat 21 unit serta fasdik, faskes dan gardu PLN masing-masing rusak berat 1 unit. Selain itu, lahan pertanian seluas 204,63 ha rusak.

Sementara Pemerintah Lumajang telah menetapkan status tanggap darurat erupsi Gunung Semeru selama tujuh hari, terhitung 19 – 25 November 2025. Status aktivitas vulkanik gunung ini berada pada level tertinggi atau level IV (Awas). [WLC02]

Sumber: ITB, BNPB 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: erupsi Gunung SemeruFakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITBIkatan Ahli Geologi IndonesiaMirzam AbdurrachmanMusim hujan

Editor

Next Post
Banjir di Padang Pariaman, Sumatra Barat, 23 November 2025. Foto BPBD Padang Pariaman.

Delapan Kecamatan di Padang Pariaman Tergenang Luapan Banjir Empat Sungai

Discussion about this post

TERKINI

  • WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa dan Menkes Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Sampang, Madura dalam program eliminasi kusta, 8 Juli 2025. Foto Dok. Kemenkes.Jangan Takut Periksa Kusta, Sepekan Usai Diobati Tak Menular Lagi
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Penampakan huntara dari kayu hanyutan di Aceh. Foto Dok. Rumah Zakat.Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.comPrevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru
    In Rehat
    Rabu, 14 Januari 2026
  • KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi
    In News
    Rabu, 14 Januari 2026
  • Ilustrasi makanan kaleng. Foto MabelAmber/pixabay.com.Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat
    In IPTEK
    Selasa, 13 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media