Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Suhu Panas Akhir September Capai 38 Derajat Celcius, Bisa Hingga Oktober

Senin, 2 Oktober 2023
A A
Ilustrasi suhu panas terik. Foto BMKG

Ilustrasi suhu panas terik. Foto BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sepekan terakhir, sebagian wilayah Indonesia mengalami fenomena suhu panas yang cukup terik pada siang hari. Berdasarkan data hasil pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu maksimum terukur selama periode tanggal 22 – 29 September 2023. Suhu di beberapa wilayah Indonesia berkisar antara 35 – 38.0 °C pada siang hari.

Suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut yang mencapai hingga 38.0 °C terukur di Kantor Stasiun Klimatologi Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 25 dan 29 September 2023 dan di Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada tanggal 28 September 2023. Sementara suhu maksimum terukur di wilayah Jabodetabek berada pada kisaran 35.0 – 37.5 °C, dimana suhu maksimum hingga 37.5 °C terukur di wilayah Tangerang Selatan pada tanggal 29 September 2023.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, fenomena suhu panas terik tersebut terjadi karena dipicu beberapa kondisi dinamika atmosfer, sebagai berikut:

Baca Juga: Kabar Bahagia Kelahiran yang Ketiga

Pertama, saat ini kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara didominasi kondisi cuaca yang cerah dan sangat minim tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari. Kondisi ini menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan oleh awan di atmosfer, sehingga suhu siang hari di luar ruangan terasa sangat terik.

Apalagi sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau. Sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November.

“Sehingga kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari,” kata Guswanto pada 30 September 2023.

Baca Juga: Bayi Orang Utan Dirawat Orang dan Induk Orang Utan di Area Tambang Diselamatkan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGselatan ekuatorsuhu maksimumsuhu panastingkat pertumbuhan awan

Editor

Next Post
Ilustrasi. Upaya pemadaman kebakaran lahan dengan pemadaman darat. Foto ppid.menlhk.go.id.

Indonesia Bantah Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media