Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Awal 2024, Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik Menjadi Siaga

Selasa, 2 Januari 2024
A A
Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki pda 2 Januari 2024 sekitar pukul 23.00 WITA. Foto Dok. Magma Indonesia.

Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki pda 2 Januari 2024 sekitar pukul 23.00 WITA. Foto Dok. Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Status Gunungapi Lewotobi Laki-Laki dinaikkan dari level II (Waspada) menjadi levelIII (Siaga) pada tanggal 1 Januari 2024. Penaikan status tersebut berdasarkan aktivitas vulkanik yang terus meningkat dari gunung yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur itu. Hasil evaluasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) per 1 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024, teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-800 meter dari puncak.

Pascaerupsi tanggal 23 Desember 2023 teramati ada rekahan di sebelah barat laut puncak sepanjang 160 meter dan mengeluarkan asap putih tebal tinggi 300 meter.

Kemudian pada tanggal 1 Januari 2024 teramati ada pusat erupsi baru yang berasal dari rekahan di sebelah tenggara-selatan puncak gunung Lewotobi Laki-Laki. Kemudian terjadi letusan setinggi 1.000-1.500 meter dari puncak dengan kolom abu letusan berwarna putih, kelabu hingga hitam.

Baca Juga: Mengenal Beragam Terumbu Karang di Eduminawisata SFV Bangsring Banyuwangi

Berdasarkan pengamatan instrumental, telah terjadi 5 kali gempa letusan (erupsi), 44 kali gempa hembusan, 3 kali harmonik, 1 kali gempa tremor non-harmonik, 7 kali gempa tornillo, 20 kali gempa vulkanik dangkal, 113 kali gempa vulkanik dalam, 42 kali gempa tektonik lokal, 79 kali gempa tektonik jauh dan gempa tremor menerus dengan amplitudo maksimal 2-5.1 mm dominan 3.7 mm.

Pada tanggal 1 Januari 2024 pukul 00.03 WITA terjadi peningkatan gempa tremor menerus dengan amplitudi mencapai 7 mm. Dengan status Siaga tersebut, PVMBG merekomendasikan masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga km dari pusat erupsi.

Upaya antisipasi dan penanganan dampak erupsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur turun ke lapangan untuk monitoring, kaji cepat, mendirikan tenda pengungsi, menyerahkan logistik maupun pembagian masker dan selimut kepada masyarakat. Termasuk membersihkan jalan dari sebaran abu vulkanik menggunakan mobil tangki air. Tim Tagana dari Dinas Sosial juga mendirkan dapur umum untuk pengungsi.

Baca Juga: Geolog Unpad: Sesar Gempa Sumedang Bukan Cileunyi-Tanjungsari, Tapi Belum Dipetakan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBFlores TimurGunung Lewotobi Laki-lakiPVMBGStatus Siaga

Editor

Next Post
Peta prakiraan potensi cuaca ekstrem hingga 19 Januari 2024. Foto Dok. BMKG

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media