Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dekontaminasi Cesium-137, Warga Cikande Bertahap Direlokasi Sementara

Minggu, 2 November 2025
A A
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq bersama warga Cikande, Kabupaten Serang. Foto Dok. KLH/BPLH.

Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq bersama warga Cikande, Kabupaten Serang. Foto Dok. KLH/BPLH.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami pastikan keamanan radiasi dari masyarakat dan petugas medis,” tegas Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, sebagai Ketua Mitigasi dan Penanganan Dekontaminasi Cesium 137, Rasio Ridho Sani.

Satgas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 32.363 kendaraan menggunakan Radiation Portal Monitoring (RPM) yang dioperasikan oleh BRIN dan KBRN Gegana Brimob Polri. Melalui pemeriksaan dengan RPM, dapat terdeteksi kendaraan yang terkontaminasi Cs-137 sehingga memudahkan mitigasi penyebaran. Sejak minggu lalu tidak ada lagi kendaraan yang terdeteksi Cs-137, yang menunjukkan adanya indikasi penurunan penyebaran radioaktif melalui udara (airborne) di wilayah Cikande.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kerjasama warga selama proses relokasi sementara itu serta pihak yang telah mendukung mitigasi dan percepatan dekontaminasi ini,” tutup Rasio.

Baca juga: Keracunan Berulang, Dosen UGM Lintas Disiplin Desak Evaluasi Tata Kelola MBG

Material terkontaminasi 558,8 ton

Rasio menyampaikan 22 pabrik yang terdeteksi paparan radiasi Cs-137 telah berhasil didekontaminasi. Pabrik-pabrik yang telah selesai dekontaminasi dapat beroperasi kembali dengan supervisi dari BRIN dan Bapeten.

Dekontaminasi juga dilakukan di luar pabrik, terutama di zona merah, meliputi pemukiman, lapak, dan lahan kosong. Kontaminasi Cs-137 di zona merah disebabkan penggunaan limbah peleburan logam (slag) yang terkontaminasi radioaktif yang digunakan masyarakat untuk material urugan. Dari 12 lokasi yang teridentifikasi di zona merah, 5 lokasi telah berhasil didekontaminasi, 7 lokasi lainnya masih dalam proses dekontaminasi intensif.

Dekontaminasi juga dilakukan terhadap 36.769 kendaraan menggunakan Radiation Portal Monitoring (RPM) yang dioperasikan BRIN dan KBRN Gegana Brimob Polri. Sejak 17 Oktober 2025, tidak ada lagi kendaraan yang terdeteksi Cs-137.

Baca juga: Mikroplastik Masuk Tubuh Lewat Makanan, Minuman dan Udara

“Ini menunjukkan indikasi penurunan penyebaran radioaktif melalui udara (airborne) di wilayah Cikande,” ungkap Rasio.

Hingga saat ini material dekontaminasi yang berhasil dipindahkan, baik dari pabrik maupun dari zona merah mencapai 275,87 meter kubik atau setara dengan 558,8 ton. Untuk keamanan, proses dekontaminasi secara ketat mengikuti protokol keamanan radiasi yang dikendalikan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari BRIN dan Bapeten. [WLC02]

Sumber: KLH/BPLH

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: KLH/BPLHradiasi Cesium-137Radiation Portal Monitoringrelokasi sementarawarga Cikande

Editor

Next Post
Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.

Puncak Musim Hujan November 2025 hingga Februari 2026, Siaga Cuaca Ekstrem

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media