Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Desain Bandara YIA Diklaim Tahan Gempa Megathrust M8,7 dan Tsunami

Bandara YIA mendapat apresiasi dalam pertemuan “the 57th session of the Executive Council” di UNESCO Paris menjadi satu-satunya contoh dunia untuk infrastruktur critical yang tsunami ready.

Senin, 8 Juli 2024
A A
Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.

Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Lantaran apresiasi tersebut, Dwikorita mengklaim YIA yang dibangun di pesisir pantai selatan Jawa itu adalah satu-satunya bandara di dunia yang telah disiapkan dan didesain mampu bertahan dari guncangan gempa megathrust dengan Magnitudo 8,7.

“Juga aman terhadap tsunami yang dipicu gempa megathrust,” klaim Dwikorita.

Bandara Ngurah Rai di Bali juga telah disiapkan menjadi bandara yang tsunami ready. Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Suci Dewi Anugrah menambahkan Bandara YIA dan Bandara Ngurah Rai merupakan pionir bandara yang digunakan sebagai tempat evakuasi tsunami yang bisa diakses oleh masyarakat.

Baca Juga: Akhir Pekan Banjir Luapkan Sungai di Bolaang Mongondow, Luwu dan Cirebon

“Bandara Ngurah Rai dan YIA juga dapat melakukan tsunami/gempa drill saat jam operasional,” kata Suci.

Kesiapsiagaan Hotel di Sekitar Bandara

Dwikorita pun berharap bisa menjadi contoh bagi hotel-hotel di sekitar bandara untuk segera menyiapkan sistem mitigasi dan Peringatan Dini Tsunami dengan didukung BMKG dan BPBD.

“Karena seluruh kesiapan dalam sistem mitigasi dan peringatan dini bencana di kawasan pantai selatan Kulonprogo sangat penting untuk mendukung kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat dan wisatawan. Sekaligus menguatkan ketahanan sosial ekonomi terhadap ancaman gempa dan tsunami di kawasan tersebut,” ujar dia.

Baca Juga: Gempa Bumi Dangkal M4,4 Dirasakan Masyarakat di Batang dan Pekalongan

Suci menambahkan sektor swasta harus terlibat aktif dalam upaya mitigasi gempa bumi dan tsunami. Langkah awal yang dilakukan manajemen hotel adalah melakukan identifikasi indikator tsunami ready yang dicanangkan The Intergovernmental Oceanographic Commission of UNESCO (IOC/UNESCO). Sebab hotel perlu melakukan assessment terkait struktur bangunan, jumlah pengunjung, dan SOP kedaruratan, serta metadata aset.

“Berdasarkan pengamatan di lapangan, hotel-hotel di kawasan rawan gempa bumi dan tsunami masih minim rambu evakuasi. Harapan kami, hotel memiliki inisiatif sendiri dalam melakukan peningkatan kapasitas (tsunami drill) tanpa menunggu program dari BMKG atau instansi lain. Sebaiknya libatkan juga masyarakat atau stakeholder lainnya,” imbuh Suci.

Hotel, juga sebaiknya memiliki kapasitas dalam merespons natural warning maupun menerima informasi peringatan dini dalam bentuk tools dan pengetahuan. Saat bencana alam terjadi dapat direspon dan dikomunikasikan dengan efektif dan terhindar dari kepanikan. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bandara Ngurah RaiBandara YIAgempa MegathrustKepala BMKG Dwikorita Karnawatinatural warningtsunami ready

Editor

Next Post
Kawasan tambang di Bone Bolango yang longsor, 8 Juli 2024. Foto BPBD Bone Bolango.

Korban Longsor Bone Bolango Jadi 10 Orang Tewas dan 43 Orang Hilang

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media