Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dirjen KSDAE Baru Diminta Kawal RUU Konservasi Sumber Daya Alam

Selasa, 2 Mei 2023
A A
MenLHK Siti Nurbaya dan Dirjen KSDAE baru Satyawan Pudyatmoko (kanan). Foto ppid.menlhk.go.id.

MenLHK Siti Nurbaya dan Dirjen KSDAE baru Satyawan Pudyatmoko (kanan). Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kesempatan tersebut, Siti juga meminta kepada Dirjen KSDAE yang baru untuk melakukan transformasi tata kelola kawasan konservasi berbasis lansekap, ekosistem dan masyarakat. Konteks tata kelola lansekap yang dimaksud adalah pengelolaan kawasan konservasi dengan dukungan dan partisipasi aktif para pihak. Termasuk masyarakat sekitar dan di dalam kawasan hutan, sehingga diperoleh manfaat bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Longsor di Wonosobo Satu Pengendara Motor Tewas Tertimbun

Sedangkan dalam untuk menguatkan pengelolaan kawasan konservasi, Siti meminta perlu ada terobosan melalui pola Resort Based Management (RBM). Terobosan tersebut berfokus pada penguatan pengelolaan tingkat tapak untuk memberikan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi. Baik melalui peningkatan fungsi tata kelola kawasan konservasi, optimalisasi pengelolaan, perlindungan dan pengamanan, penyediaan data dan informasi, dan mampu merespon persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan.

Terobosan menyeluruh dengan mengoptimalkan kinerja RBM akan memberi kepastian areal kerja yang dikelola, wilayah tanggung jawab pengelolaan, dan sistem perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi. Termasuk masyarakat di sekitarnya.

“Ini unsur penting untuk mencapai good forest governance dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan,” kata Siti. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK ==

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Ditjen KSDAEMenteri LHK Siti NurbayaResort Based ManagementRUU KSDAHEtata kelola kawasan konservasi

Editor

Next Post
Episentrum gempa dangkal di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara dengan magnitudo 5,6 pada Rabu pagi, 3 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan titik koordinat pusat gempa BMKG.

Gempa Dangkal 5,6 Magnitudo di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media