Kamis, 25 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hasil Permodelan Kecerdasan Buatan, Iklim 2026 Bersifat Normal

Rabu, 24 Desember 2025
A A
Konferensi Pers Climate Outlook 2026 di BMKG, 23 Desember 2025. Foto BMKG.

Konferensi Pers Climate Outlook 2026 di BMKG, 23 Desember 2025. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

“Aktifnya fenomena La Nina lemah pada musim hujan awal tahun perlu mendapatkan perhatian untuk antisipasi potensi dampak fenomena hidrometeorologi ekstrem seperti banjir dan longsor. Di sisi lain, pada periode kemarau, dapat terjadi peningkatan risiko karhutla, sehingga memerlukan upaya mitigasi sistematis lebih dini,” papar dia.

Baca juga: Puan Maharani Ajak Perempuan Pastikan Bumi Jadi Rumah Aman Bagi Generasi Masa Depan

Berdasarkan prediksi kondisi iklim ini, Ardhasena juga merekomendasikan agar informasi iklim BMKG dapat dioptimalkan untuk mendukung penguatan berbagai sektor lainnya yang terdampak iklim, khususnya sumber daya air, pertanian, perkebunan, kesehatan dan energi.

Sektor pertanian dan perkebunan harus menangkap momentum ini untuk mendongkrak produksi melalui strategi adaptasi yang tepat. Para pelaku usaha perlu menggunakan varietas tanaman berproduktivitas tinggi serta mewaspadai potensi hujan di musim kemarau yang dapat mengganggu komoditas sensitif seperti tebu.

Di sisi lain, stakeholder perlu memastikan kesiapan infrastruktur dengan memperbaiki saluran irigasi primer dan sekunder di wilayah yang berpotensi hujan tinggi. Sementara untuk daerah dengan curah hujan rendah, diperlukan langkah antisipasi melalui pengaturan pola tanam dan pengelolaan ketersediaan air guna menjaga optimalisasi produktivitas lahan.

Masyarakat perlu mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) karena tingginya curah hujan dan kelembapan udara sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Selain itu, kombinasi suhu yang lebih hangat dan kelembaban tinggi berpotensi mengurangi kenyamanan termal tubuh sehingga masyarakat harus menjaga kondisi kesehatan fisik secara ekstra.

Baca juga: Kemenhut Izinkan Kayu Hanyut Dimanfaatkan Terbatas untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Di sisi lain, pengelola sumber daya air dapat menyusun Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) menggunakan skenario normal untuk menjamin stabilitas pasokan irigasi dan energi listrik sepanjang tahun. Pemerintah dan pemangku kepentingan juga perlu mengantisipasi ketersediaan air selama musim kemarau guna memastikan kebutuhan pengairan pertanian dan produksi listrik tetap terpenuhi.

Peluncuran pandangan iklim

Pada kesempatan itu, BMKG meluncurkan Informasi Pandangan Iklim (Climate Outlook) 2026. Faisal menjelaskan, pandangan iklim merupakan komitmen BMKG dalam memberikan gambaran komprehensif dinamika atmosfer-laut global. BMKG mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan informasi ini sebagai referensi utama dalam perencanaan kebijakan dan optimalisasi potensi iklim di berbagai sektor pembangunan.

“Informasi Pandangan Iklim 2026 ini diharapkan menjadi panduan umum dalam penetapan perencanaan, langkah mitigasi dan antisipasi serta kebijakan jangka panjang bagi berbagai sektor yang terdampak iklim,” kata Faisal.

Serangkaian informasi iklim untuk kemanfaatan berbagai sektor pembangunan, seperti Prediksi Hujan Bulanan, Buletin Iklim, Prediksi Musim Hujan dan Kemarau, serta berbagai produk iklim sektoral lainnya disampaikan BMKG. Masyarakat dan pihak terkait dapat merujuk pada prediksi hujan dasarian yang diperbarui setiap 10 hari serta prediksi hujan bulanan yang diperbarui setiap bulan melalui berbagai saluran informasi resmi BMKG (Website, Instagram, X, TikTok, Facebook). [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGClimate Outlook 2026kecerdasan buatanPandangan Iklim 2026

Editor

Next Post
Dua dari empat orangutan korban perdagangan ilegal yang dipulangkan dari Thailand, 23 Desember 2025. Foto Geopix.

Empat Orangutan Dipulangkan ke Indonesia di Tengah Perusakan Hutan Sumatra

Discussion about this post

TERKINI

  • Dua dari empat orangutan korban perdagangan ilegal yang dipulangkan dari Thailand, 23 Desember 2025. Foto Geopix.Empat Orangutan Dipulangkan ke Indonesia di Tengah Perusakan Hutan Sumatra
    In News
    Kamis, 25 Desember 2025
  • Konferensi Pers Climate Outlook 2026 di BMKG, 23 Desember 2025. Foto BMKG.Hasil Permodelan Kecerdasan Buatan, Iklim 2026 Bersifat Normal
    In News
    Rabu, 24 Desember 2025
  • Empat nelayan Pulau Pari yang menggugat Holcim demi keadilan iklim. Foto Walhi.Pengadilan Swiss Terima Gugatan Iklim Nelayan Indonesia Atas Holcim
    In News
    Selasa, 23 Desember 2025
  • Siklon tropis Grant, 23 Desember 2025. Foto BMKG.Waspada Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Akibat Siklon Tropis Grant
    In News
    Selasa, 23 Desember 2025
  • Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto Karisma/Istimewa.Puan Maharani Ajak Perempuan Pastikan Bumi Jadi Rumah Aman Bagi Generasi Masa Depan
    In Sosok
    Senin, 22 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media