Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jalur Ikan Mencegah Gangguan Rute Migrasi Ikan di PLTA Poso

PLTA menghalangi rute migrasi ikan yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat Poso yang bergantung pada perikanan.

Senin, 23 September 2024
A A
PLTA Poso. Foto pln.co.id.

PLTA Poso. Foto pln.co.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), baik melalui bendungan skala besar maupun kecil, memainkan peran utama dalam transisi energi Indonesia menuju sumber energi rendah karbon. Bendungan juga bermanfaat menjadi suplai penyimpanan air untuk irigasi pertanian dan kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, keberadaan PLTA juga menimbulkan isu-isu tradisional seperti permasalahan sosial, politik, dan ekologi lingkungan.

Seperti kasus yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Di sana terdapat tiga unit PLTA yang menggunakan air dari Sungai Poso sebagai sumber daya. Pembangunan PLTA membutuhkan area yang luas sehingga menutup aliran sungai. Prosesnya pun akan berdampak pada gangguan sosial kehidupan masyarakat lokal, ekosistem lingkungan sungai, dan juga masalah ekologi.

“Sebab PLTA menghalangi rute migrasi ikan yang akhirnya berdampak terhadap masyarakat yang secara ekonomi bergantung pada perikanan untuk mata pencaharian atau ketahanan pangan,” kata Plt. Kepala Pusat Riset Hukum (PRH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Emilia Yustiningrum, dalam kegiatan Guest Lecture Series PRH BRIN bertemakan “Governing sustainable hydropower transformation in Indonesia: Negotiating contested perspectives across the water-energy-food nexus” di BRIN Kawasan Sains Sarwono Prawirohardjo, Jakarta, Jumat, 20 September 2024.

Baca Juga: Akses Pupuk Kimia Sulit, Petani Maratua Membuat Pupuk Organik

Ia mengeksplorasi tata kelola air melalui perspektif sistem dengan lokasi Poso. Sekaligus menjadi studi kasus untuk memahami peluang, konflik, dan upaya mediasi terkait pengembangan PLTA dan dampaknya terhadap perikanan belut yang unik secara ekologi.

Amy Falon dari Universitas Charles Sturt Australia dalam penelitiannya menyebutkan, dalam migrasi spesies perairan, belut di Danau Poso yang menjadi sumber mata pencaharian warga lokal telah dilaporkan berkurang keberadaannya sejak tahun 2019. Ini akibat bendungan PLTA menghalangi migrasi spesies tersebut antara danau dan sungai.

“Kekhawatiran terhadap jalur ikan mendorong Poso Energi untuk memasang jalur ikan di PLTA Poso 1 dan 2, yang saat ini efektif dalam investigasi oleh BRIN dan Universitas Charles Sturt Australia. Juga, melakukan program pembenihan ikan serta program CSR atau kompensasi,” kata dia.

Baca Juga: Djati Mardiatno, Masyarakat Bisa Lakukan Mitigasi Kekeringan Mandiri

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINikan air tawarjalur ikanPLTA Poso

Editor

Next Post
Aksi Hari Tani Nasional 2024 di Jakarta, Selasa, 24 September 2024. Foto Dok. Geram Tanah.

Aksi Hari Tani 2024 Beberkan 18 Kejahatan Agraria Pemerintahan Jokowi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media