Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jika Tubuh Merasa Greges, Langsung Isoman

Langkah pertama untuk mencegah penularan ketika tubuh merasa flu, batuk, pilek, demam, dan sakit tenggorokan adalah membatasi interaksi dengan isolasi mandiri.

Kamis, 3 Maret 2022
A A
Ilustrasi penderita flu. Foto ID-4330009/pixabay.com.

Ilustrasi penderita flu. Foto ID-4330009/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak Februari lalu, Hari Greges Nasional ramai menjadi bahasan netizen di media sosial. Badan berasa greges alias panas dingin atau demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan badan cekot-cekot alias linu-linu. Dan kondisi tersebut masih berlangsung sampai hari ini.

“Masih Hari Greges Nasional. Bapak sembuh, lalu ibu. Ibu sembuh, lalu alfin hari ini. Alfin sembuh, lalu tak ada lagi. Karena bertiga doang di rumah,” cuit pemilik akun Twitter @mafintash, 3 Maret 2020. Sementara sejumlah akun ramai-ramai mengucapkan Selamat Hari Greges Nasional pada bulan lalu.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dokter Mahatma Sotya Bawono menjelaskan, greges merupakan gejala yang biasanya muncul saat seseorang terserang flu. Namun dalam situasi pandemi Omicron saat ini sulit membedakan apakah seseorang terkena flu saja atau terinfeksi Omicron. Mengingat satu sisi penularan Omicron masih merebak, sisi lain cuaca ekstrim berlangsung di banyak daerah.

Baca Juga: Puncak Kasus Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Begini Hitungannya

“Sulit dibedakan karena infeksi Omicron memiliki gejala seperti flu biasa,” kata Mahatma yang dilansir dari laman ugm.ac.id, Kamis, 3 Maret 2022.

Gejala flu biasa meliputi demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Kondisi serupa juga menajdi gejala khas pada Omicron, yakni demam, batul, pilek, dan nyeri tenggorokan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: batuk pilekdemamgregesisomanOmicronsakit tenggorokanswab test

Editor

Next Post
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto muhammadiyah.or.id.

PP Muhammadiyah Desak PBB Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media