Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jika Tubuh Merasa Greges, Langsung Isoman

Langkah pertama untuk mencegah penularan ketika tubuh merasa flu, batuk, pilek, demam, dan sakit tenggorokan adalah membatasi interaksi dengan isolasi mandiri.

Kamis, 3 Maret 2022
A A
Ilustrasi penderita flu. Foto ID-4330009/pixabay.com.

Ilustrasi penderita flu. Foto ID-4330009/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak Februari lalu, Hari Greges Nasional ramai menjadi bahasan netizen di media sosial. Badan berasa greges alias panas dingin atau demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan badan cekot-cekot alias linu-linu. Dan kondisi tersebut masih berlangsung sampai hari ini.

“Masih Hari Greges Nasional. Bapak sembuh, lalu ibu. Ibu sembuh, lalu alfin hari ini. Alfin sembuh, lalu tak ada lagi. Karena bertiga doang di rumah,” cuit pemilik akun Twitter @mafintash, 3 Maret 2020. Sementara sejumlah akun ramai-ramai mengucapkan Selamat Hari Greges Nasional pada bulan lalu.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dokter Mahatma Sotya Bawono menjelaskan, greges merupakan gejala yang biasanya muncul saat seseorang terserang flu. Namun dalam situasi pandemi Omicron saat ini sulit membedakan apakah seseorang terkena flu saja atau terinfeksi Omicron. Mengingat satu sisi penularan Omicron masih merebak, sisi lain cuaca ekstrim berlangsung di banyak daerah.

Baca Juga: Puncak Kasus Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Begini Hitungannya

“Sulit dibedakan karena infeksi Omicron memiliki gejala seperti flu biasa,” kata Mahatma yang dilansir dari laman ugm.ac.id, Kamis, 3 Maret 2022.

Gejala flu biasa meliputi demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Kondisi serupa juga menajdi gejala khas pada Omicron, yakni demam, batul, pilek, dan nyeri tenggorokan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: batuk pilekdemamgregesisomanOmicronsakit tenggorokanswab test

Editor

Next Post
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto muhammadiyah.or.id.

PP Muhammadiyah Desak PBB Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media