Kamis, 5 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Palka Pendingin Tenaga Surya, Ramah Lingkungan dan Tak Perlu Beli Es Batu

Teknologi palka pendingin tenaga surya ini mampu menekan biaya operasional nelayan hingga 30 persen.

Selasa, 18 November 2025
A A
Palka pendingin bertenaga surya. Foto Dok. IPB University.

Palka pendingin bertenaga surya. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Teknologi palka pendingin tenaga surya ini mampu menekan biaya operasional nelayan hingga 30 persen karena tidak perlu membeli es. Selain itu, hasil tangkapan yang lebih segar meningkatkan harga jual ikan sebesar 10–15 persen.

Inovasi ini juga mendukung target ekonomi biru dan transisi energi bersih yang sedang digalakkan pemerintah.

“Kami ingin nelayan kecil bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga bagian dari solusi energi terbarukan,” tambah dia.

Setelah uji coba sukses di Jawa Barat, tim IPB University bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), United Nations Development Programme (UNDP), dan mitra industri PT Cahaya Hijau Indonesia memperluas implementasi ke wilayah potensial perikanan di Tanimbar dan Morotai.

Baca juga: Walhi Desak Indonesia Suarakan Kembali ke Rakyat – Kembali ke Akar di COP 30

“Rencana ini sejalan dengan program SeaBLUE Palka Pendingin Project yang menargetkan 300 kapal nelayan dengan sistem PLTS komunal 3–5 kWp,” imbuh dia.

Selain menuju tahap komersialisasi, inovasi ini telah didaftarkan hak paten teknologi dan publikasi ilmiah sebagai bentuk hilirisasi riset IPB University dengan nomor pendaftaran P00202506400.

Palka Pendingin Tenaga Surya menjadi simbol inovasi IPB University dalam menggabungkan riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan dukungan energi terbarukan, nelayan kecil kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan tanpa merusak lingkungan laut. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FPIK IPB Universitypalka pendingin tenaga suryatenaga surya

Editor

Next Post
Sejumlah CSO meragukan implementasi pemerintah atass dokumen SNDC. Foto Istimewa.

Implementasi Dokumen SNDC Diragukan, Tak Ada Komitmen Pemerintah Pensiunkan PLTU Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media