Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Palka Pendingin Tenaga Surya, Ramah Lingkungan dan Tak Perlu Beli Es Batu

Teknologi palka pendingin tenaga surya ini mampu menekan biaya operasional nelayan hingga 30 persen.

Selasa, 18 November 2025
A A
Palka pendingin bertenaga surya. Foto Dok. IPB University.

Palka pendingin bertenaga surya. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebuah inovasi tim peneliti IPB University diberi nama Palka Pendingin Tenaga Surya (PPTS). Ini adalah teknologi yang dirancang untuk membantu nelayan kecil mempertahankan kesegaran hasil tangkapan tanpa harus bergantung pada es balok. Penelitian dilakukan dalam proyek riset Integrated Smart System Instrument for Small-Scale Fishing Vessel.

“Kebanyakan nelayan masih mengandalkan es dari darat. Biayanya mahal dan tidak efisien, apalagi di daerah terpencil,” ujar, ketua tim peneliti sekaligus dosen Divisi Akustik, Instrumentasi, dan Robotika Kelautan, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Ayi Rahmat.

Palka pendingin ini mengandalkan panel surya berkapasitas 1 kWp hingga 5 kWp yang dipasangkan dengan baterai LiFePO₄ dan sistem kontrol pintar. Energi yang dihasilkan digunakan untuk mengoperasikan freezer berkapasitas 300 liter yang mampu menjaga suhu di bawah 4°C selama 24 jam penuh.

Baca juga: Pemanfaatan Bahan Alami Kurangi Risiko Bahaya Pemakaian Kosmetik Palsu

Menurut laporan teknis, sistem juga terintegrasi dengan internet of things (IoT) yang memantau suhu ruang pendingin, posisi kapal, serta kondisi baterai secara real-time. Pengujian di Pelabuhan Ratu, Cirebon, dan Brebes menunjukkan performa stabil dengan efisiensi tinggi tanpa konsumsi bahan bakar fosil.

Rangkaian uji coba dilakukan pada tiga unit kapal berukuran 7–9 meter. Selama satu bulan pelayaran, sistem beroperasi dengan baik dan mempertahankan suhu ideal penyimpanan ikan. Pengujian meliputi stabilitas kapal (pitching, yawing, dan rolling), ketahanan sistem, serta uji kesegaran ikan secara organoleptik.

“Hasilnya menunjukkan ikan tetap segar hingga mendarat di pelabuhan. Ini berdampak langsung pada peningkatan nilai jual tangkapan,” ungkap Ayi.

Baca juga: Andang Widi Harto, Rekomendasikan Tiga Periode Perkembangan Energi Nuklir di Indonesia

Manfaat sosial dan ekonomi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FPIK IPB Universitypalka pendingin tenaga suryatenaga surya

Editor

Next Post
Sejumlah CSO meragukan implementasi pemerintah atass dokumen SNDC. Foto Istimewa.

Implementasi Dokumen SNDC Diragukan, Tak Ada Komitmen Pemerintah Pensiunkan PLTU Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media