Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pengendalian Hama Padi Lewat Pengumpulan Telur dengan Teknologi PHT-Biointensif

IPB University menerapkan teknologi PHT-Biointensif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi.

Minggu, 5 Mei 2024
A A
Salah satu hama tanaman padi adalah walang (belalang) sangit. Foto wanaloka.com.

Salah satu hama tanaman padi adalah walang (belalang) sangit. Foto wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu petani Kiarasari, Maman, 50 tahun mengaku bioimunisasi membuat perkecambahan lebih baik.

Baca Juga: 15 Warga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

“Bahkan yang tumbuh jauh lebih banyak. Saya jadi kelebihan bibit, sehingga banyak disumbangkan ke teman yang membutuhkan,” ujar dia.

Penggunaan teknologi tersebut juga membuat petani menghemat biaya karena hanya menggunakan pestisida sebanyak satu kali. Biasanya, ia bisa menyemprot tanaman hingga 10 kali.

“Teknologi ini juooss. Sayangnya banyak yang belum tahu saja. Jadi, teknologi ini harus disebarluaskan supaya petani lebih banyak yang tahu,” terang Vektor, 42 tahun, petani Ciasem Girang yang juga petani peserta program.

Baca Juga: Data UNESCO 44 Jurnalis Lingkungan Dibunuh dalam 15 Tahun

Menurut dia, teknologi bio-imunisasi benih tersebut memiliki pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan tanaman padi. Mulai dari persemaian yang daya perkecambahannya hampir mencapai 100 persen. Pertumbuhan bibit juga merata, akar tumbuh lebih lebat.

Dengan keandalan dan juga biaya yang murah, Suryo Wiyono meyakini teknologi itu siap untuk diterapkan pada skala yang lebih besar. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: hama padihama penggerek batangIPB UniversityKabupaten SubangPHT-Biointensiftelur hama

Editor

Next Post
Pusat gempa dangkal laut di Pulau Seram, wilayah Pantai Timur Laut Seram Bagian Timur, Maluku pada Senin, 6 Mei 2024, dengan magnitudo 6,1. Foto Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Dangkal Laut 6,1 Magnitudo Guncang Pulau Seram Maluku

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media