Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Wisata Berburu Cacing di NTB

NTB kaya akan wisata alam. Mulai dari menikmati sunset di Bukit Merese, bertandang ke rumah adat Suku Sasak, higga berburu cacing.

Minggu, 12 Februari 2023
A A
Festival Bau Nyale di NTB.Foto dok. BPK Penabur.

Festival Bau Nyale di NTB.Foto dok. BPK Penabur.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: GARCHOC, Bawang Putih Rasa Cokelat untuk Imunitas Tubuh

Desa Adat Sade

Untuk mengenal budaya lokal NTB, wistawan bisa berkunjung ke Desa Adat Sade. Salah satu desa wisata di NTB ini berada di Rembitan, Lombok Tengah. Di sana bisa melihat langsung keseharian masyarakat Suku Sasak. Salah satunya menenun kain yang menjadi cenderamata khas dari Desa Sade.

Rumah adat Suku Sasak adalah salah satu yang unik. Dindingnya terbuat dari anyaman dengan atap alang-alang kering. Sementara bagian lantai rumahnya terbuat dari campuran kotoran kerbau, tanah liat, dan jerami.

Baca Juga: Tanggul Limbah Batu Bara di Malinau dan Bunyu Jebol Berulangkali, Jatam Desak Pemerintah Cabut Izin

Festival Bau Nyale

Destinasi yang tak kalah unik adalah berkunjung ke Pantai Kuta dan Pantai Seger. Wisatawan bisa mencoba tradisi menangkap cacing di sekitar pantai. Tradisi yang dikenal dengan istilah Bau Nyale ini akan diadakan setiap tanggal 20 bulan 10 menurut penanggalan Suku Sasak. Dalam penanggalan Masehi sekitar Februari atau Maret.

Masyarakat Sasak percaya, tradisi berburu nyale dapat mendatangkan kesejahteraan. Cacing hasil perburuan akan ditaburkan di sawah-sawah atau diolah menjadi makanan. [WLC02]

Sumber: Kemenparekraf

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bau NyaleBukit MereseDesa Adat SadeGili NangguKemenparekrafNusa Tenggara Barat

Editor

Next Post
Gempa kembali mengguncang Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat, pada Senin tengah malam, 13 Februari 2023. Foto tangkap layar Google Earth, pusat gempa magnitudo 5,3 di Ransiki berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa 5,3 Magitudo kembali Guncang Ransiki Manokwari Selatan Papua Barat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media