Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

15 Warga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

Sabtu, 4 Mei 2024
A A
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang dipicu pertambangan di hulu, 3 Mei 2024. Foto Dok. BPBD Luwu.

Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang dipicu pertambangan di hulu, 3 Mei 2024. Foto Dok. BPBD Luwu.

Share on FacebookShare on Twitter

1 Tewas Banjir di Sidenreng Rappang

Di Sulawesi Selatan, banjir juga melanda Kabupaten Sidenreng Rappang pada Jumat, 3 Mei 2024 pukul 03.03 WITA. Peristiwa itu terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi secara terus menerus sehingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah.

Lokasi terdampak terletak di lima desa yang tersebar di tiga kecamatan. Adapun lokasi yang terdampak di Desa Tana Toro dan Desa Bola Bolu di Kecamatan Pitu Raise, Desa Kalempang dan Desa Bulu Cenrana di Kecamatan Pitu Riawa, dan Desa Kampale di Kecamatan Dua Pitue.

Menurut laporan yang dihimpun tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, sebanyak 887 KK terdampak dan 4 di antaranya mengungsi. Sebanyak dua warga luka-luka dan satu warga tewas akibat peristiwa ini.

Baca Juga: Pola Hidup Hemat Air di Masjid Istiqlal Lewat Daur Ulang Air Wudhu

Kerugian materil tercatat, sebanyak 887 rumah warga terdampak banjir, dengan rincian, 4 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak sedang, 4 unit rumah hanyut terbawa banjir. Peristiwa ini juga menyebabkan tiga ruas jalan lumpuh dan satu tanggul sungai jebol.

BPBD Sidenreng Rappang sudah berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan penanganan, evakuasi warga terdampak dan monitoring dampak lanjutan dari peristiwa banjir ini. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir dan Longsorhujan intensitas tinggiPusdalops BNPBrumah hanyutSulawesi Selatantanggul jebol

Editor

Next Post
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan rombongan mengunjungi pengungsi terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Siau, 4 Mei 2024. Foto BNPB.

Tiga Instruksi Jokowi Soal Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media