Selasa, 3 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada Pohon Cabe Jamu hingga Gamal di Hutan Mahasiswa UGM di Ngawi

Minggu, 2 Maret 2025
A A
Hutan mahasiswa di kawasan KHDTK UGM di Ngawi, Jawa Timur. Foto Dok. UGM.

Hutan mahasiswa di kawasan KHDTK UGM di Ngawi, Jawa Timur. Foto Dok. UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Tanam pohon cabe jamu

Hutan mahasiswa tersebut akan menjadi model pembelajaran di hutan yang mereka kelola sendiri. Para mahasiswa bisa mendokumentasikan pengetahuan, bisa praktek, membuat skripsi, penelitian dan lain-lain. Dengan mengusung konsep agroforestry berteknologi, para mahasiswa kehutanan diharapkan bisa bekerjasama dengan Fakultas Pertanian.

“Di sini ada kopi, ada cabe jamu yang bisa dikerjasamakan dengan teman farmasi. Harapannya bisa membangun satu kesatuan, sehingga mereka bisa saling belajar melalui alam ini,” kata Djoko.

Baca juga: Etty Riani, Kontaminasi Mikroplastik di Perairan di Indonesia Belum Bisa Disebut Pencemaran

Ia mencontohkan, dari 11 ribu cabe jamu yang ditanam saat ini, tahun depan bisa panen dan diperkirakan bisa mendatangkan pemasukan Rp40-50 juta per bulan. Pembagiannya tergantung masyarakat dan mahasiswa.

Kepala Dukuh Ngasinan Desa Ngancar, Ita Puspitasari mengatakan keberadaan hutan ini akan membuat warga Ngasinan bisa mendapat lebih banyak manfaat nilai ekonomi.

“Kamipun bisa belajar banyak agar hutan ini tetap terjaga, karena masyarakat juga bergantung hidup dari hutan,” ucap dia.

Baca juga: Fraksi Demokrat Minta Menhut Tunjukkan Lokasi 20,6 Juta Ha untuk Pangan dan Energi

Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM, Raymond Adiputra menjelaskan dari 30 hektar yang dikelola di Petak 30 akan dikelola seluas 8 hektare untuk tahap awal. Lahan tersebut akan ditanami berbagai jenis pohon, seperti cabe jamu, kopi, kemiri, nangka, dan gamal.

Tahun ini, hutan mahasiswa diharapkan dapat menanam sebanyak 18.498 bibit di lahan seluas 30 hektare dengan skema agroforestri dan jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa. Antara lain jenis kopi, di sebelah perbatasan tanaman tebu dan jati ditanami pohon nangka dan kemiri, di sebelahnya ada cabe jamu, gamal.

“Hadi tanaman semacam ini akan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: hutan mahasiswaKabupaten NgawiKHDTK UGMpohon cabe jamu

Editor

Next Post
Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Benarkan Tanaman Indoor Bisa Hidup di Tempat Gelap?

Discussion about this post

TERKINI

  • Panel-panel surya untuk PLTS. Foto Dok. ESDM.Tantangan Energi Surya Wilayah Kepulauan, Kesenjangan Kualitas hingga Kerentanan Akses
    In IPTEK
    Minggu, 22 Februari 2026
  • Ilustrasi daerah kepulauan di Indonesia. Foto Walhi.Kritik Walhi, RUU Daerah Kepulauan Hanya Memperkuat Posisi Pemda 
    In News
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Gelombang Rossby Ekuatorial. Foto BRIN.Gelombang Rossby Ekuatorial, Pemicu Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura
    In IPTEK
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Ilustrasi sinkhole. Foto earthenviromental.co.uk.Tak Semua Lubang Raksasa adalah Sinkhole, Pakar Ungkap Tanda-tandanya
    In Lingkungan
    Jumat, 20 Februari 2026
  • Bioplastik dari singkong dan gelatin cangkang telur. Foto BRIN.Bioplastik Berbahan Pati Singkong dan Gelatin Cangkang Telur Ayam Kampung
    In IPTEK
    Jumat, 20 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media