Selasa, 13 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Agung Baskoro, Memotret Masyarakat Adat Halmahera yang Terpinggirkan Tambang Nikel

Ia ingin suara-suara dari pinggiran, seperti masyarakat adat di Halmahera, bisa didengar secara global dan mendapat solusi keadilan lingkungan.

Jumat, 25 April 2025
A A
Fotografer lepas, Agung Baskoro. Foto Dok. Pribadi.

Fotografer lepas, Agung Baskoro. Foto Dok. Pribadi.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia mengaku terinspirasi pendekatan visual dalam riset-riset antropologi, seperti metode photo voice dan banyak mendapat bekal ilmu melalui mata kuliah etnofotografi.

Baca juga: Dulu Penambang, Kini Berperan dalam Konservasi Kawasan Karst Gunung Sewu

“Saya merasa dunia antropologi dan foto jurnalistik itu saling menyempurnakan. Bukan sekadar data, visual juga bisa memperkuat cerita,” jelas dia.

Saat kuliah, ia meliput kegiatan prodi dan mengirimkan artikel serta foto ke media-media lokal. Tak disangka, tulisannya berhasil dimuat di media besar, yakni Kompas.

“Itu jadi pengalaman pertama saya dimuat di media nasional. Saya dapat honor dan merasa dunia ini menarik untuk digeluti,” kenang dia.

Baca juga: Hari Bumi, Aksi Tanam 9.000 Pohon Matoa di Halaman Ponpes Deli Serdang

Meski kini telah dikenal sebagai fotografer jurnalistik lepas yang karyanya tampil di berbagai media internasional, perjalanan Yudha tak selalu mulus. Pada awal karier, ia pernah mencoba pekerjaan fotografi komersial seperti foto wisuda. Hingga akhirnya menyadari bahwa panggilannya ada pada isu-isu kemanusiaan.

“Yang menang bukan foto wisuda saya, tapi justru foto ketika mendokumentasikan momen emosional klien foto saya yang mengunjungi neneknya yang sakit setelah wisuda. Dari situ saya sadar, saya ingin fokus pada sisi manusiawi dari fotografi,” tutur dia.

Ke depan, Yudha berharap bisa terus berkarya untuk membawa cerita-cerita dari pinggiran ke panggung global. Ia juga ingin memperkuat kolaborasi antara antropologi dan visual sebagai medium advokasi sosial.

“UGM sangat berperan dalam membentuk cara pandang saya terhadap dunia. Saya bersyukur bisa bertumbuh di lingkungan yang kaya perspektif dan nilai,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Agung Wilis Yudha Baskorofotografer lepasHalmaheraProdi Antropologi UGMtambang nikelWorld Press Photo 2025

Editor

Next Post
Beerapa titik semburan lumpur panas dari proyek geothermal di Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatera Utara, 22 April 2025. Foto Dok. Jatam.

Habis Kebocoran Gas, Terbitlah Semburan Lumpur Panas di Geothermal Sorik Marapi

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media