Jumat, 26 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aksi Tanam Pohon di 16 Geosite Jelang Revalidasi Danau Toba

Rabu, 4 Juni 2025
A A
Pejabat Pemprov Sumut usai gelar aksi tanam pohon serentak di 16 geosite untuk Kaldera Toba di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu, 4 Juni 2025. Sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025. Foto Dinas Kominfo Sumut.

Pejabat Pemprov Sumut usai gelar aksi tanam pohon serentak di 16 geosite untuk Kaldera Toba di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu, 4 Juni 2025. Sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025. Foto Dinas Kominfo Sumut.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pada 20-25 Juli 2025, Tim Assesor dari UNESCO akan datang ke Danau Toba, Sumatera Utara untuk melakukan revalidasi kedua. Revalidasi adalah menilai kembali apakah pengelolaan kawasan geopark, khususnya geosite-geosite di kawasan Danau Toba sesuai dengan prinsip geopark dunia.

Penanaman pohon dilakukan secara serentak di tujuh kabupaten se-kawasan Danau Toba. Gerakan tanam bersama ini sebagai aksi untuk kampanye dan sosialisasi geopark Kaldera Toba, yang sebentar lagi akan kembali dinilai oleh UNESCO. Sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 6 Juni.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Effendy Pohan mengajak masyarakat untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Serta bersama-sama menjaga dan merawat geosite yang berada di kawasan Danau Toba.

Baca juga: Pakar IPB Sebut Metode Penggalian Sebabkan Longsor Tambang Gunung Kuda

“Karena, geosite bukan hanya aset pariwisata, namun juga sebagai ruang edukasi, warisan budaya, dan ekonomi,” ujar Effendy saat kegiatan penanaman pohon bertema “Gerakan Bersama untuk Kaldera Toba” di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu, 4 Juni 2025.

Ia menjelaskan, penetapan Danau Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 2020 merupakan suatu tonggak sejarah. Pengakuan ini membawa harapan besar sekaligus tanggung jawab besar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: 16 GeositeAksi Tanam PohonBadan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global GeoparkDanau Toba

Editor

Next Post
Kawasan Wisata UNESCO Global Geopark (UGGp) Raja Ampat di Papua. Foto Dok. Kemenpar.

Komisi VII DPR Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Tambang Nikel di Raja Ampat

Discussion about this post

TERKINI

  • Dua dari empat orangutan korban perdagangan ilegal yang dipulangkan dari Thailand, 23 Desember 2025. Foto Geopix.Empat Orangutan Dipulangkan ke Indonesia di Tengah Perusakan Hutan Sumatra
    In News
    Kamis, 25 Desember 2025
  • Konferensi Pers Climate Outlook 2026 di BMKG, 23 Desember 2025. Foto BMKG.Hasil Permodelan Kecerdasan Buatan, Iklim 2026 Bersifat Normal
    In News
    Rabu, 24 Desember 2025
  • Empat nelayan Pulau Pari yang menggugat Holcim demi keadilan iklim. Foto Walhi.Pengadilan Swiss Terima Gugatan Iklim Nelayan Indonesia Atas Holcim
    In News
    Selasa, 23 Desember 2025
  • Siklon tropis Grant, 23 Desember 2025. Foto BMKG.Waspada Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Akibat Siklon Tropis Grant
    In News
    Selasa, 23 Desember 2025
  • Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto Karisma/Istimewa.Puan Maharani Ajak Perempuan Pastikan Bumi Jadi Rumah Aman Bagi Generasi Masa Depan
    In Sosok
    Senin, 22 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media