Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aplikasi SisaJadi, Berdayakan UMKM Kurangi Food Loss hingga Swasembada Pangan

Aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menjual atau mengolah limbahnya secara mandiri.

Kamis, 11 September 2025
A A
Ilustrasi aplikasi. Foto MariusMB/pixabay.com.

Ilustrasi aplikasi. Foto MariusMB/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim Universitasi Airlangga (Unair) menyoroti data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), bahwa 41 persen sampah di Indonesia merupakan sisa makanan. Data lainnya, Indonesia juga merupakan penghasil sampah makanan terbanyak di Asia Tenggara.

Kondisi tersebut memicu ide tim yang terdiri dari tiga mahasiswa Unair, yakni Mutiara Putih Gading (FISIP), Bindari Zyabillea Ligayufa (FKH), dan Ema Salsabilla Arinda (FISIP) untuk membuat inovasi dengan memanfaatkan hasil samping UMKM untuk swasembada pangan.

Mereka membuat aplikasi bernama SisaJadi (Sisa Pangan Jadi Inovasi). Aplikasi itu meraih best presentation dalam perlombaan Esai Student Food Creativity Competition 2025. Perlombaan itu terselenggara di Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu, 3 September 2025.

Baca juga: Potret Baik Buruk Pengelolaan Sampah Sisa Makanan Program MBG

“Aplikasi SisaJadi merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menjual atau mengolah limbahnya secara mandiri,” tutur Mutiara.

Aplikasi itu dibuat mengingat Indonesia banyak memiliki UMKM yang menunjukkan potensi optimalisasi pangan. Berlatar belakang kondisi tersebut, mereka mengeluarkan inovasi yang bisa menjembatani pengelolaan sisa sampah dan kembali dalam produk yang bisa dimanfaatkan.

Fitur SisaJadi

Pembuatan aplikasi itu memiliki tiga tujuan utama, yakni mengurangi food loss, memberdayakan UMKM lokal, dan mendorong swasembada pangan. Aplikasi ini membantu UMKM dengan berbagai fitur, yakni halaman menu, scan sisa, pasar sisa, dan kreasi sisa.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aplikasi SisaJadifood lossswasembada panganUnair

Editor

Next Post
Kepala BNPB di antara pengungsi banjir di Bali, 11 September 2025. Foto Dok. BNPB.

Tukad Meluap Semalam di Bali, 16 Warga Tewas dan 552 Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media