Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aplikasi SisaJadi, Berdayakan UMKM Kurangi Food Loss hingga Swasembada Pangan

Aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menjual atau mengolah limbahnya secara mandiri.

Kamis, 11 September 2025
A A
Ilustrasi aplikasi. Foto MariusMB/pixabay.com.

Ilustrasi aplikasi. Foto MariusMB/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Oktober 2025, KLH Terbitkan Aturan Pemanfaatan Sampah Organik untuk Pupuk Organik

Pada fitur halaman menu bisa untuk melihat berapa banyak limbah yang sudah pengguna olah dan dampaknya terhadap lingkungan. Selain itu, aplikasi ini bisa melihat berapa banyak jumlah emisi yang berkurang pada setiap pemrosesan limbah samping UMKM.

Lebih lanjut, Mutiara menjelaskan mengenai fitur scan sisa yang dapat memindai hasil limbah sisa samping pangan.

“Limbah yang dipindai bisa diidentifikasi merupakan limbah apa dan diarahkan untuk ke pasar sisa atau kreasi sisa,” jelas dia.

Baca juga: Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup se-ASEAN, Krisis Lingkungan Global Tak Kenal Batas Negara

Limbah yang diarahkan ke pasar sisa bisa direkomendasikan untuk dijual ke berbagai mitra. Sebab aplikasi tersebut mewadahi jual beli limbah atau produk dari limbah tersebut. Selain mendukung lingkungan, fitur ini juga memajukan ekonomi UMKM lokal.

Sementara pada fitur kreasi sisa terdapat berbagai panduan pengelolaan limbah yang telah disesuaikan dengan limbah yang dipindai. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mengolah limbahnya secara mandiri dengan bantuan tutor video yang tersedia. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: aplikasi SisaJadifood lossswasembada panganUnair

Editor

Next Post
Kepala BNPB di antara pengungsi banjir di Bali, 11 September 2025. Foto Dok. BNPB.

Tukad Meluap Semalam di Bali, 16 Warga Tewas dan 552 Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media