Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Beredar Minyak Goreng Palsu, Ini Ciri-ciri yang Bisa Dilihat dan Dirasa

Senin, 17 Maret 2025
A A
Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wulan menjelaskan, minyak goreng yang mutunya kurang baik dapat memiliki kinerja yang lebih rendah, dengan indikasi minyak goreng cepat berasap saat dipanaskan. Minyak goreng cepat berubah warna keruh dan menjadi gelap kecoklatan. Minyak goreng terasa lebih kental. Minyak goreng lebih cepat berbuih/berbusa. Produk gorengan yang dihasilkan cenderung lebih berminyak.

Risiko bagi tubuh

Selain itu, terdapat risiko bahaya keamanan pangan dari konsumsi minyak goreng bermutu rendah. Selama penggunaannya, minyak goreng akan mengalami perubahan komponen kimia penyusunnya, antara lain berupa kenaikan asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan komponen hasil degradasi minyak selanjutnya akibat reaksi kimiawi yang dapat bersifat sebagai radikal bebas.

Jika terlalu banyak mengonsumsi produk pangan yang digoreng dengan minyak yang bermutu buruk, maka risiko asupan komponen kimia berbahaya semakin tinggi.

“Juga akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh manusia. Dampak yang dapat terjadi berupa peningkatan risiko terjadinya penyakit degeneratif dan kronis,” imbuh dia.

Wulan menyarankan untuk menghentikan penggunaan minyak goreng yang bermutu rendah, dan beralih mengonsumsi minyak yang bermutu baik. Selain itu, banyak mengonsumsi jenis pangan lainnya yang tinggi serat, vitamin, dan antioksidan seperti buah dan sayur segar untuk mengurangi dampak asupan bahan kimia yang berbahaya atau bersifat radikal bebas. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: food fraudIPB Universityminyak goreng palsu

Editor

Next Post
Pusat gempa kembar (gempa doublet) di darat mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Selasa pagi, 18 Maret 2025. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Kembar Darat Guncang Taput, BMKG: 10 Kali Gempa Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media