Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Kembar Darat Guncang Taput, BMKG: 10 Kali Gempa Susulan

Selasa, 18 Maret 2025
A A
Pusat gempa kembar (gempa doublet) di darat mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Selasa pagi, 18 Maret 2025. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Pusat gempa kembar (gempa doublet) di darat mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Selasa pagi, 18 Maret 2025. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa kembar (gempa doublet) di darat wilayah Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara. Gempa beruntun tersebut selisih waktu 56 detik. BMKG melaporkan gempa kedua berdampak kerusakan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, kedua gempa kembar tersebut berpusat di darat, termasuk jenis gempa dangkal.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa kembar tersebut memiliki update parameter dengan 5,5 magnitudo (gempa pertama) dan dan 5,6 magnitudo (gempa kedua).

Baca Juga: Gempa Taput, Rumah Rusak Seribu Lebih dan Gempa Susulan 110 Kali Terjadi

Daryono menyebutkan, gempa pertama (5,5 magnitudo) terjadi pada 05.22 WIB dengan episenter gempa terletak pada koordinat 1,91 derajat Lintang Utara, 99,10 derajat Bujur Timur, atau tepatnya terletak di darat 19 kilometer tenggara Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan gempa bumi kedua dengan kekuatan 5,6 magnitudo terjadi pada pukul 05.23 WIB dengan episenter gempa terletak pada koordinat 1,90 derajat Lintang Utara, 99,02 derajat Bujur Timur, atau tepatnya terletak di darat 14 kilometer tenggara Tapanuli Utara, a pada kedalaman 10 kilometer.

“Gempa bumi kedua ini memiliki selisih waktu kejadian 56 detik dan selisih jarak episenter 9 kilometer,” kata Daryono.

Baca Juga: Beredar Minyak Goreng Palsu, Ini Ciri-ciri yang Bisa Dilihat dan Dirasa

Menurut Daryono, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi yang dikikis akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatera Segmen Toru.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa kedua gempabumi tersebut memiliki mekanisme mendatar (strike slip),” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGGempa DaratGempa Kembar Daratgempa TaputKabupaten Tapanuli UtaraSesar Besar Sumatera Segmen ToruSumatera Utara

Editor

Next Post
Denah lokasi penemuan tanaman ganja di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semuru. Foto Dok. PPID KLHK.

Ada Tanaman Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ini Penjelasan Dirjen KSDAE

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media