Minggu, 7 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bramasto Nugroho: Penguatan Kelembagaan Benih Pohon Penting untuk Standar Perlindungan Konsumen

Sangat tepat apabila Kementerian LHK memprakarsai atau berperan dalam mengembangkan standar.

Selasa, 4 Januari 2022
A A
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup IPB University Prof. Bramasto Nugroho. Foto ipb.ac.id.

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup IPB University Prof. Bramasto Nugroho. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar IPB University dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Fahutan), Prof Bramasto Nugroho menyatakan butuh waktu lama untuk menghasilkan manfaat dari investasi pertumbuhan pohon, baik untuk produksi, konservasi, rehabilitasi maupun untuk kepentingan lingkungan. Investasi awal ditentukan oleh kualitas benih dan benih yang berkualitas.

“Sangat tepat apabila Kementerian LHK memprakarsai atau berperan dalam mengembangkan standar tersebut. Intinya untuk melindungi konsumen. Baik itu publik, pemerintah, swasta atau swasta dan petani untuk melindungi investasi mereka,” kata Bramasto dalam Webinar “Pengembangan dan Pemanfaatan Standardisasi Bibit dan Pembibitan Tanaman Hutan untuk Mendukung Pembangunan Hutan Lestari” yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Standardisasi Perangkat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Puslitbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan pada 9 Desember 2021 sebagaimana dilansir dari laman IPB, Senin,13 Desember 2021.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter

Hingga saat ini, menurut dia, SNI (Standar Nasional Indonesia) masih menjadi acuan dalam memproduksi benih hingga benih tanaman hutan. Kehadiran Pusat Sertifikasi Industri yang merupakan lembaga dalam melakukan sertifikasi mutu benih membuat penguatan kelembagaan cukup menantang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Guru BesarIPB UniversityKementerian LHKProf Bramasto NugrohoSNI

Editor

Next Post
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga batu bara. Foto pixel2013/Pixabay.com.

Trend Asia: Larangan Ekspor Batu Bara Diduga PLN Terancam Krisis

Discussion about this post

TERKINI

  • Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.Etty Riani, Sampah Muara Angke Ancam Ekosistem Mangrove
    In Sosok
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Tanggul laut raksasa di pantai utara Jakarta. Foto SDA PU.Menteri Jumhur: Giant Sea Wall Bukan Solusi Tunggal Rob Pantura, Penanaman Air Solusi Tanah Amblas
    In Lingkungan
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beberapa pulau-pulau kecil di Raja Ampat, Papua Barat Daya tampak gundul akibat penambangan nikel. Foto Dok. AMAN.Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pembangunan Ekstraktif di Papua Sumbang 70 Persen Deforestasi Nasional
    In Lingkungan
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Rakor kesiapsiagaan menghadapi kemaru 2026 di Jawa Barat. Foto Dok. BMKG.Antisipasi Kekeringan 2026, TNI AD Pilih Lakukan Pengeboran Sumur
    In News
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Ilustrasi bandara antariksa. Foto www.gov.u.LBH Papua Kecam Rencana Pengukuran Lokasi Bandar Antariksa di Biak Numfor
    In News
    Kamis, 4 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media