Rabu, 25 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bramasto Nugroho: Penguatan Kelembagaan Benih Pohon Penting untuk Standar Perlindungan Konsumen

Sangat tepat apabila Kementerian LHK memprakarsai atau berperan dalam mengembangkan standar.

Selasa, 4 Januari 2022
A A
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup IPB University Prof. Bramasto Nugroho. Foto ipb.ac.id.

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup IPB University Prof. Bramasto Nugroho. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar IPB University dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Fahutan), Prof Bramasto Nugroho menyatakan butuh waktu lama untuk menghasilkan manfaat dari investasi pertumbuhan pohon, baik untuk produksi, konservasi, rehabilitasi maupun untuk kepentingan lingkungan. Investasi awal ditentukan oleh kualitas benih dan benih yang berkualitas.

“Sangat tepat apabila Kementerian LHK memprakarsai atau berperan dalam mengembangkan standar tersebut. Intinya untuk melindungi konsumen. Baik itu publik, pemerintah, swasta atau swasta dan petani untuk melindungi investasi mereka,” kata Bramasto dalam Webinar “Pengembangan dan Pemanfaatan Standardisasi Bibit dan Pembibitan Tanaman Hutan untuk Mendukung Pembangunan Hutan Lestari” yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Standardisasi Perangkat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Puslitbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan pada 9 Desember 2021 sebagaimana dilansir dari laman IPB, Senin,13 Desember 2021.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter

Hingga saat ini, menurut dia, SNI (Standar Nasional Indonesia) masih menjadi acuan dalam memproduksi benih hingga benih tanaman hutan. Kehadiran Pusat Sertifikasi Industri yang merupakan lembaga dalam melakukan sertifikasi mutu benih membuat penguatan kelembagaan cukup menantang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Guru BesarIPB UniversityKementerian LHKProf Bramasto NugrohoSNI

Editor

Next Post
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga batu bara. Foto pixel2013/Pixabay.com.

Trend Asia: Larangan Ekspor Batu Bara Diduga PLN Terancam Krisis

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media