Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Chusni Ansori, Teliti Pengaruh Geologi pada Situs Budaya Geopark Karangsambung – Karangbolong

Ternyata ada pengaruh geologi terhadap situs-situs budaya yang tangible era megalitikum hingga kolonial di kawasan geopark itu.

Senin, 30 Januari 2023
A A
Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak 2018, di Kabupaten Kebumen telah terbentuk Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong yang akan dikembangkan menjadi Geopark Global UNESCO. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori melakukan penelitian inter disiplin yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh tujuh variabel geologi terhadap sebaran keragaman situs budaya tangible pada era megalitikum, Hindu-Budha, Islam, dan Kolonial.

Penelitian itu dijadikan bahan disertasi untuk program doktor Teknik Geologi UGM. Ia memberi judul disertasinya dengan “Analisis Faktor Litologi dan Bentang Lahan terhadap Sebaran Keragaman Situs Budaya Megalitikum – Kolonial di Kawasan Taman Bumi (Geopark) Karangsambung – Karangbolong dan Sekitarnya, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah”.

Baca Juga: Data Terbaru Dampak Bencana di Kota Manado

Dalam disertasinya, Chusni menjelaskan terdapat tiga pilar utama dalam geopark, berupa keragaman geologi, biologi, dan budaya. Tujuan ketiganya untuk konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi secara berkelanjutan. Keanekaragaman biologi dan keragaman budaya itu bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Melainkan mempunyai keterkaitan dengan keragaman geologinya.

Keragaman geologi daerah penelitian disebut telah menghasilkan keragaman budaya dari rra megalitikum hingga Kolonial. Pengaruh litologi terhadap pembentukan budaya kawasan pada era megalitikum sebesar 2,3 persen, Hindu-Budha 11,3 persen, Islam 2,9 persen, dan Kolonial 2,6 persen.

Baca Juga: Cukup Enam Langkah, Jelantah Disulap Menjadi Lilin Aromaterapi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINChusni Ansoriendapan alluvialera megalitikumgeopark Karangsambung - KarangbolongUGM

Editor

Next Post
Peluncuran Penyelesaian Tata Batas Menuju Penetapan Kawasan Hutan 100 Persen Tahun 2023 di Jakarta. Foto ppid.menlhk.go.id.

Atasi Pemanfaatan Ilegal, KLHK Selesaikan Penataan Kawasan Hutan Tahun Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media