Rabu, 11 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Chusni Ansori, Teliti Pengaruh Geologi pada Situs Budaya Geopark Karangsambung – Karangbolong

Ternyata ada pengaruh geologi terhadap situs-situs budaya yang tangible era megalitikum hingga kolonial di kawasan geopark itu.

Senin, 30 Januari 2023
A A
Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak 2018, di Kabupaten Kebumen telah terbentuk Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong yang akan dikembangkan menjadi Geopark Global UNESCO. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori melakukan penelitian inter disiplin yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh tujuh variabel geologi terhadap sebaran keragaman situs budaya tangible pada era megalitikum, Hindu-Budha, Islam, dan Kolonial.

Penelitian itu dijadikan bahan disertasi untuk program doktor Teknik Geologi UGM. Ia memberi judul disertasinya dengan “Analisis Faktor Litologi dan Bentang Lahan terhadap Sebaran Keragaman Situs Budaya Megalitikum – Kolonial di Kawasan Taman Bumi (Geopark) Karangsambung – Karangbolong dan Sekitarnya, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah”.

Baca Juga: Data Terbaru Dampak Bencana di Kota Manado

Dalam disertasinya, Chusni menjelaskan terdapat tiga pilar utama dalam geopark, berupa keragaman geologi, biologi, dan budaya. Tujuan ketiganya untuk konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi secara berkelanjutan. Keanekaragaman biologi dan keragaman budaya itu bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Melainkan mempunyai keterkaitan dengan keragaman geologinya.

Keragaman geologi daerah penelitian disebut telah menghasilkan keragaman budaya dari rra megalitikum hingga Kolonial. Pengaruh litologi terhadap pembentukan budaya kawasan pada era megalitikum sebesar 2,3 persen, Hindu-Budha 11,3 persen, Islam 2,9 persen, dan Kolonial 2,6 persen.

Baca Juga: Cukup Enam Langkah, Jelantah Disulap Menjadi Lilin Aromaterapi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINChusni Ansoriendapan alluvialera megalitikumgeopark Karangsambung - KarangbolongUGM

Editor

Next Post
Peluncuran Penyelesaian Tata Batas Menuju Penetapan Kawasan Hutan 100 Persen Tahun 2023 di Jakarta. Foto ppid.menlhk.go.id.

Atasi Pemanfaatan Ilegal, KLHK Selesaikan Penataan Kawasan Hutan Tahun Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media