Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Daun, Batang dan Akar Putri Malu Potensial untuk Industri Farmasi dan Kosmetika

Meski potensinya besar, proses ekstraksi dan pemurnian senyawa aktif dari putri malu menghadapi sejumlah tantangan.

Jumat, 22 Agustus 2025
A A
Tanaman putri malu yang kaya manfaat. Foto Dinas Pertanian Ngawi.

Tanaman putri malu yang kaya manfaat. Foto Dinas Pertanian Ngawi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tanaman putri malu (Mimosa pudica), yang sering dianggap sebagai gulma, ternyata menyimpan potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif untuk industri farmasi dan kosmetik. Sebab kandungan senyawa aktif pada daun, batang, dan akar tanaman ini memiliki manfaat yang luas, termasuk sebagai antibakteri, antikanker, hingga antioksidan.

“Tanaman putri malu mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, terpenoid, flavonoid, dan kumarin,” jelas Dosen Departemen Kimia dan Peneliti Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB University, Trivadila.

Pada bagian daun dan batang, terkandung flavonoid seperti isoquercitrin, avicularin, apigenin-7-O-D-glikosida, cassiaoccidentalin B, orientin, dan isoorientin. Selain itu, terdapat mineral penting seperti magnesium, fosfor, kalsium, nitrogen, dan kalium.

Baca juga: Indun Dewi, Perketat Keamanan Pangan Usai AS Tolak Udang Beku Indonesia

Daun putri malu juga mengandung senyawa karotenoid, termasuk neoxanthin, violaxanthin, lutein, lycopene, dan karoten, serta tokoferol yang berperan sebagai antioksidan alami.

Senyawa unik lainnya adalah mimopudine. Senyawa ini memicu mekanisme membuka daun, dan turgorin, yang memengaruhi gerakan menutup daun saat disentuh.

Pada bagian akar juga ditemukan senyawa asam lemak, protein, sterol, alkaloid, tanin, terpenoid, flavonoid, dan senyawaan fenolik.

Baca juga: Hati-hati Konsumsi Ampo dari Tanah di Ladang Bekas Pemupukan

Beberapa senyawa lainnya antara lain 2-hydroxymethyl-chroman-4-one dan betulinic acid. Seluruh bagian tanaman juga mengandung asam amino non-protein L-mimosine, serta hormon jasmonic acid dan abscisic acid yang berperan dalam perkembangan dan respon stres tanaman.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Mimosa pudicaPeneliti Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB Universityputri malu

Editor

Next Post
Pengisian bahan bakar Bio Avtur J 2.4 di Pesawat CN-235 oleh Truck Pertamina di Hanggar GMF Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 6 Oktober 2021. (Foto: Adityo Pratomo/Pertamina)

Pelita Air Terbang dengan Bahan Bakar Olahan Minyak Jelantah 2,5 Persen

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media