Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Daur Ulang Baterai Bekas Lewat Pirometalurgi, Hidrometalurgi atau Langsung

Baterai bekas adalah limbah berbahaya karena mengandung logam berat.

Jumat, 26 Januari 2024
A A
Baterai bekas. Foto arahenviromental.com.

Baterai bekas. Foto arahenviromental.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Sedangkan daur ulang secara langsung adalah metode daur ulang baterai bekas dengan cara mengubah baterai bekas menjadi katoda baterai baru. Metode ini membutuhkan energi yang paling rendah, tetapi hanya dapat dilakukan untuk baterai dengan jenis tertentu.

Baca Juga: Pemerintah Bangun 27 PLTMG untuk Konversi Diesel ke Gas

Octia dan timnya mengembangkan metode daur ulang baterai bekas dengan menggunakan hidrometalurgi dan dengan penelitian asam askorbat.

“Metode ini menghasilkan logam murni dengan efisiensi yang tinggi dan energi yang rendah,” kata salah satu peneliti dari Kelompok Riset Material Fungsional Dimensi Rendah itu.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Osaka University, Kumamoto University, Ming Chi University of Technology, Taiwan, Institut Teknologi Bandung, UPSI Malaysia dan lain-lain serta mendapatkan dana eksternal. Octia berharap penelitiannya dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada industri pertambangan. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan baku bateraibaterai bekasBRINdaur ulang baterai bekaslogam berat

Editor

Next Post
Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.

Saling Serang Elit Soal Nikel Tetap Abai Derita Rakyat Akibat Tambang Nikel

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media