Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Di mana Ada Sungai, Di sana Ada Sampah Plastik

Selasa, 21 Februari 2023
A A
Potret pencemaran plastik di salah satu sungai di Indonesia. Foto dok. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara.
Potret pencemaran plastik di salah satu sungai di Indonesia. Foto dok. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara.
Potret pencemaran plastik di salah satu sungai di Indonesia. Foto dok. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara.
Potret pencemaran plastik di salah satu sungai di Indonesia. Foto dok. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara.
Potret pencemaran plastik di salah satu sungai di Indonesia. Foto dok. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Survei yang dilakukan Tim Ekspedisi Sungai Nusantara sejak Maret 2022 hingga Desember 2022 menujukkan, bahwa 92 persen responden menyatakan ekosistem sungai sangat penting bagi kehidupan manusia dan menunjang pembangunan Indonesia. Namun 82 persen responden menyatakan Pemerintah Indonesia masih mengabaikan pengelolaan sungai di Indonesia.

Dampaknya, 68 sungai Indonesia tercemar mikroplastik yang berasal dari pecahan sampah plastik yang dibuang ke sungai. Seperti tergambar lewat foto-foto dari Tim Ekspedisi Sungai Nusantara tersebut.

Selain karena limbah domestik (rumah tangga), yaitu berupa sampah dan limbah cair, limbah industri, deforestasi, aktivitas tambang, kegiatan perkebunan sawit dan pertanian menyumbangkan polutan pestisida dan pemupukan. Akibatnya, Indonesia menjadi negara tercepat kedua di dunia yang mengalami kepunahan ikan air tawar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ekosistem sungailimbah domestiksampah plastiktercemar mikroplastikTim Ekspedisi Sungai Nusantara

Editor

Next Post
Presiden Joko Widodo melepas pengiriman bantuan 140 ton logistik untuk korban gempa Turki dan Suriah. Foto BNPB.

Korban Tewas Gempa Turki 42 Ribu, Indonesia Kirim 140 Ton Logistik

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media