Rabu, 14 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Disebut Bunga Bangkai, Ini Asal Baunya

Amorphophallus titanum disebut juga bunga bangkai karena baunya busuk. Dari mana bau itu dan mengapa?

Sabtu, 6 Mei 2023
A A
Bunga bangkai. Foto Dok. BRIN.

Bunga bangkai. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Destri menjelaskan, individu bunga yang tengah mekar itu memiliki keunikan karena bunganya lebih cantik dibandingkan individu bunga bangkai lainnya. Sebab spadiks atau tongkol yang berwarna ungu tua berubah warna menjadi ungu kemerahan ketika mekar. Yang lain memiliki spadiks berwarna kuning saat mekar.

Amorphophallus titanum termasuk salah satu keluarga talas-talasan (Araceae). Dikenal dengan sebutan bunga bangkai karena saat mekar mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Bebauan itu kadang-kadang bisa tercium hingga radius seratus meter. Bau tersebut berasal dari asam amino yang keluar melalui permukaan tongkol. Fungsi bau tersebut adalah mengundang serangga untuk datang sehingga membantu proses penyerbukan tumbuhan tersebut.

Amorphophallus titanum termasuk kategori tumbuhan langka berdasarkan penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN). Keberadaan tumbuhan itu dilindungi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 dan merupakan tumbuhan endemik Sumatera.

Baca Juga: Gempa Dangkal 5,6 Magnitudo di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara

Saat mekar, bunga bangkai menjadi pusat perhatian tersendiri bagi masyarakat. Mengingat bunga itu memiliki periode berbunga rata-rata empat tahun sekali. Selain itu, bunga mekar hanya dapat dinikmati selama sepekan. Setelah itu, spata bunga akan menguncup kembali, kemudian layu.

Istri Wakil Presiden Periode 2019-2004 Boediono, Herawati adalah salah satu yang tertarik melihat bunga bangkai yang mekar itu. Ia mengaku sudah tertarik ingin melihat rupa bunga bangkai dari dekat sejak masih duduk di bangku SMP.

“Saat SMP, guru saya menjelaskan tentang bunga bangkai itu dengan sangat menarik. Membuat saya tertarik untuk melihatnya,” imbuh Herawati yang datang ke sana pada 28 April 2023. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Amorphophallus titanumBRINbunga bangkaiInternational Union for Conservation of Nature

Editor

Next Post
Salah satu rumah adat gadang di Sumatera Barat. Foto dispar.sumbarprov.go.id.

Menjelajah Sumatera Barat dari Bentang Alam hingga Rumah Gadang Kuno

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media