Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Fungi Kaya Manfaat yang Belum Diungkap

Banyak orang mengira fungi adalah jamur. Sementara jamur adalah bagian dari fungi. Apalagi yang belum diketahui tentang fungi?

Rabu, 29 Maret 2023
A A
Ilustrasi fungi atau cendawan. Foto adege/pixabay.com.

Ilustrasi fungi atau cendawan. Foto adege/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Bahkan tren veganisme yang makin menjamur juga membuat konsumsi fungi meningkat. Tekstur dan rasanya dapat diolah sehingga mirip daging hewani.

Dari perspektif peneliti atau akademisi, fungi juga berfungsi sebagai dekomposer atau pendegradasi bahan organik di alam. Juga sebagai entomopatogen atau sebagai endofit dan bersimbiosis dengan tumbuhan.

Ivan menerangkan, kemampuan fungi untuk membantu pertumbuhan tanaman juga sangat besar. Hifa dari fungi dapat menjelajah tanah lebih baik sehingga mampu mengambil air dan unsur hara bagi tanaman untuk membantu proses fotosintesis.

Baca Juga: Solidaritas Akademisi Menolak Konsinyasi untuk Warga Wadas

“Banyak manfaat dan potensi fungi yang masih perlu diungkap. Perlu inventarisasi dan manajemen data,” lanjut Ivan.

Hanya saja, informasi keragaman fungi di Indonesiabelum tercatat dengan baik. Mahasiswa, dosen dan peneliti memiliki tugas mendokumentasikan keragamannya.

Mahasiswa dapat memanfaatkan hutan penelitian di sekitar kampus hingga laboratorium hutan IPB University untuk meneliti fungi. Fasilitas ini terus diperbaiki agar dapat mendukung target tersebut. Mahasiswa juga diajak untuk bergabung ke dalam komunitas pemburu jamur sehingga dapat berbagi pengetahuan dengan penggiat jamur lainnya dari seluruh Indonesia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: berfungsi sebagai dekomposerfungiIPB Universityjamurkomunitas pemburu jamumembantu pertumbuhan tanaman

Editor

Next Post
Mahasiswa Unair Satriyani Dewi Astuti (kiri) dengan warga Kuta Jungak. Foto unair.ac.id.

Melongok Desa Wisata Kopi Jungak Besutan Mahasiswa Unair

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media