Rabu, 21 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati, Mengonsumsi Tanaman Herbal Ada Caranya

Tanaman herbal sebagai obat mempunyai cara tersendiri untuk mengonsumsinya. Apabila salah mengidentifikasi tanamannya, salah pula manfaat yang akan didapatkan.

Selasa, 22 Februari 2022
A A
Ilustrasi tanaman herbal. Foto sipa/pixabay.com.

Ilustrasi tanaman herbal. Foto sipa/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Kedua, perhatikan waktu panen yang tepat. Ketepatan dalam memanen tanaman-tanaman herbal adalah penting karena waktu panen turut dapat memengaruhi khasiatnya.

Baca Juga: Harga Kedelai Melangit, Perajin Tahu Tempe Mogok Tiga Hari

“(kalau yang dikonsumsi adalah daun dari tanaman herbal tersebut), (maka) daun itu mestinya dipanen ketika sudah mekar sempurna. (Sehingga) lebih baik kalau dipanen itu pagi hari,” kata Djoko.

Ia mencontohkan daun sirih hijau atau daun teh yang cocok dipanen pagi hari. Sedangkan daun cengkeh sebaiknya dipanen setelah gugur, bukan dengan cara dipetik. Sebab, kandungan Metil Eugenol sangat tinggi sekali setelah gugur.

Ketiga, perhatikan cara pengelolaannya. Dalam cara pengirisan misalnya, menggunakan pisau dengan mengikuti arah dari serat yang bakal diiris. Jika tidak, maka khasiat dari obat herbal tersebut bisa mengalami penurunan. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: obattanaman herbaltanaman mimbatanaman purwacengtanaman tempuyung

Editor

Next Post
Pembeli mengantri minyak goreng di DIY. Foto dok. Perwakilan Ombusman DIY.

Temuan Ombudsman DIY: Minyak Goreng Langka, Dijual di Atas HET

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media