Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia Tuan Rumah KTT ASEAN 2023, Menkopolhukam Minta Antisipasi Karhutla

Senin, 23 Januari 2023
A A
Rakorsus Pengendalian Karhutla 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Rakorsus Pengendalian Karhutla 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu alasan antisipasi potensi peningkatan karhutla karena pada 2023 Indonesia menjadi Ketua ASEAN dan memperoleh mandat sebagai tuan rumah KTT ASEAN. Sementara penyelenggaraan KTT direncanakan pada Mei dan September yang diperkirakan puncak musim kemarau 2023.

Selain itu, Indonesia juga akan mememasuki masa pra-pemilu 2024 yang membutuhkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dapat menggangu kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Termasuk peningkatan karhutla di daerah.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta semua pihak terkait meningkatkan kewaspadaan atas potensi karhutla. Semua pihak diminta secara intensif, kontinyu, dan konsisten melakukan upaya pengendalian karhutla.

Baca Juga: Joni Aswira dan Fira Abdurrahman Memimpin Jurnalis Lingkungan SIEJ 2022-2025

“BMKG memprakirakan akan terjadi peningkatan potensi karhutla seperti yang terjadi pada 2019,” kata Mahfud.

Ia meminta kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah dapat bersinergi dan saling membantu. Baik dari kelengkapan sarana prasarana, anggaran, peraturan, dan hal-hal terkait lainnya untuk mengantisipasi peningkatan potensi karhutla.

“Segera selesaikan hambatan dan kendala yang dapat mengganggu penanggulangan karhutla. Jangan biarkan hal-hal teknis menghambat kinerja kami,” tegas Mahfud. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anomali iklimantisipasi karhutlaEl NinokarhutlaKTT ASEANLa Ninaoperasi modifikasi cuaca

Editor

Next Post
Gempat terkini Mag5,5 guncang Laut Maluku yang dipicu aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku yang terjadi pada Selasa, 24 Januari 2023, pukul 01.17 WIB. Foto Inatews BMKG, episenter gempa di Laut Maluku.

Gempa Mag5,5 Guncang Laut Maluku, Tempo 30 Menit 2 Gempa Susulan Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media