Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia Tuan Rumah KTT ASEAN 2023, Menkopolhukam Minta Antisipasi Karhutla

Senin, 23 Januari 2023
A A
Rakorsus Pengendalian Karhutla 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Rakorsus Pengendalian Karhutla 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu alasan antisipasi potensi peningkatan karhutla karena pada 2023 Indonesia menjadi Ketua ASEAN dan memperoleh mandat sebagai tuan rumah KTT ASEAN. Sementara penyelenggaraan KTT direncanakan pada Mei dan September yang diperkirakan puncak musim kemarau 2023.

Selain itu, Indonesia juga akan mememasuki masa pra-pemilu 2024 yang membutuhkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dapat menggangu kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Termasuk peningkatan karhutla di daerah.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta semua pihak terkait meningkatkan kewaspadaan atas potensi karhutla. Semua pihak diminta secara intensif, kontinyu, dan konsisten melakukan upaya pengendalian karhutla.

Baca Juga: Joni Aswira dan Fira Abdurrahman Memimpin Jurnalis Lingkungan SIEJ 2022-2025

“BMKG memprakirakan akan terjadi peningkatan potensi karhutla seperti yang terjadi pada 2019,” kata Mahfud.

Ia meminta kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah dapat bersinergi dan saling membantu. Baik dari kelengkapan sarana prasarana, anggaran, peraturan, dan hal-hal terkait lainnya untuk mengantisipasi peningkatan potensi karhutla.

“Segera selesaikan hambatan dan kendala yang dapat mengganggu penanggulangan karhutla. Jangan biarkan hal-hal teknis menghambat kinerja kami,” tegas Mahfud. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anomali iklimantisipasi karhutlaEl NinokarhutlaKTT ASEANLa Ninaoperasi modifikasi cuaca

Editor

Next Post
Gempat terkini Mag5,5 guncang Laut Maluku yang dipicu aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku yang terjadi pada Selasa, 24 Januari 2023, pukul 01.17 WIB. Foto Inatews BMKG, episenter gempa di Laut Maluku.

Gempa Mag5,5 Guncang Laut Maluku, Tempo 30 Menit 2 Gempa Susulan Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media