Jumat, 23 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Cara Bijak Mengelola Uang THR agar Tak Cepat Habis

Uang THR ternyata perlu pengelolaan yang baik. Bukan cepat dibelanjakan sehingga cepat pula tak bersisa. Bagaimana caranya?

Senin, 2 Mei 2022
A A
Ilustrasi tunjangan hari raya. Foto Ekoanug/pixabay.com.

Ilustrasi tunjangan hari raya. Foto Ekoanug/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Meski berbagi tunjangan hari raya (THR) telah menjadi budaya lebaran, bukan berarti tak memerlukan manajemen yang baik untuk mengelolanya. Wawasan yang kurang tentang pentingnya pengelolaan menyebabkan uang THR menguap begitu saja.

Menurut pakar ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Imron Mawardi, perlu kebiasaan bijak dalam menggunakan uang THR dengan dua langkah. Pertama, mendahulukan kebutuhan prioritas, seperti kewajiban dan nazar. Kedua, barulah membelanjakan keperluan lain, seperti keperluan keluarga untuk lebaran, dengan tetap mendahulukan kebutuhan.

“Dalam hidup ini kan ada need (kebutuhan), ada wants (keinginan). Utamakanlah kebutuhan dulu, jangan yang keinginan,” pesan Imron.

Baca Juga: Hati-hati, Jasa Penukaran Uang di Jalanan Bisa Berakibat Riba

Dosen Ekonomi Syariah tersebut juga menyinggung fenomena tidak terealisasinya skala prioritas akibat perilaku kurang disiplin masyarakat untuk mengontrol hawa nafsunya sendiri. Antisipasinya, pertama, masyarakat perlu mencatat prioritas dan bertindak konsekuen, tidak terpengaruh pada diskon maupun hal lain.

Kedua, apabila dikaitkan dengan salah satu konsep ekonomi, yakni teori behavior, Imron juga menekankan pentingnya membelanjakan uang berdasarkan manfaat utamanya.

“Apalagi kalau kita muslim itu kan yang paling penting itu kan utilitas, bahwa sesuatu yang kita beli harus sesuatu yang memang punya manfaat yang paling besar,” terang Imron.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: investasikebutuhan prioritasLebaranTHRUnair

Editor

Next Post
Pramaditya Wicaksono. Foto researchgate.net.

Pramaditya Wicaksono: Penginderaan Padang Lamun untuk Pemetaan Karbon

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media