Kamis, 23 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Cara Bijak Mengelola Uang THR agar Tak Cepat Habis

Uang THR ternyata perlu pengelolaan yang baik. Bukan cepat dibelanjakan sehingga cepat pula tak bersisa. Bagaimana caranya?

Senin, 2 Mei 2022
A A
Ilustrasi tunjangan hari raya. Foto Ekoanug/pixabay.com.

Ilustrasi tunjangan hari raya. Foto Ekoanug/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Meski berbagi tunjangan hari raya (THR) telah menjadi budaya lebaran, bukan berarti tak memerlukan manajemen yang baik untuk mengelolanya. Wawasan yang kurang tentang pentingnya pengelolaan menyebabkan uang THR menguap begitu saja.

Menurut pakar ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Imron Mawardi, perlu kebiasaan bijak dalam menggunakan uang THR dengan dua langkah. Pertama, mendahulukan kebutuhan prioritas, seperti kewajiban dan nazar. Kedua, barulah membelanjakan keperluan lain, seperti keperluan keluarga untuk lebaran, dengan tetap mendahulukan kebutuhan.

“Dalam hidup ini kan ada need (kebutuhan), ada wants (keinginan). Utamakanlah kebutuhan dulu, jangan yang keinginan,” pesan Imron.

Baca Juga: Hati-hati, Jasa Penukaran Uang di Jalanan Bisa Berakibat Riba

Dosen Ekonomi Syariah tersebut juga menyinggung fenomena tidak terealisasinya skala prioritas akibat perilaku kurang disiplin masyarakat untuk mengontrol hawa nafsunya sendiri. Antisipasinya, pertama, masyarakat perlu mencatat prioritas dan bertindak konsekuen, tidak terpengaruh pada diskon maupun hal lain.

Kedua, apabila dikaitkan dengan salah satu konsep ekonomi, yakni teori behavior, Imron juga menekankan pentingnya membelanjakan uang berdasarkan manfaat utamanya.

“Apalagi kalau kita muslim itu kan yang paling penting itu kan utilitas, bahwa sesuatu yang kita beli harus sesuatu yang memang punya manfaat yang paling besar,” terang Imron.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: investasikebutuhan prioritasLebaranTHRUnair

Editor

Next Post
Pramaditya Wicaksono. Foto researchgate.net.

Pramaditya Wicaksono: Penginderaan Padang Lamun untuk Pemetaan Karbon

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media