Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jepang Targetkan Bebas Emisi Karbon Lebih Cepat 2050

Kamis, 5 Oktober 2023
A A
Konferensi Internasional ASTECHNOVA ke-7. Foto ugm.ac.id.

Konferensi Internasional ASTECHNOVA ke-7. Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Pada 31 GW pembangkit listrik tenaga nuklir akan dikerahkan pda 2060,” kata Gigih.

Untuk mendukung program Indonesia hijau, potensi energi terbarukan sebesar 3.686 GW akan digunakan untuk menghasilkan hidrogen hijau. Upaya itu didukung cadangan gas alam di Indonesia sebesar 41,62 TCF yang berpotensi untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai sumber pembangkit listrik.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Prof. Selo berharap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mampu mewujudkan ketahanan energi dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Kepulauan Talaud 6,7 Magnitudo

“Persoalan energi tengah jadi permasalahan global. Jika tidak segera diperbaiki, kita atau anak cucu bisa mengalami krisis energi. Perlu jembatan kajian multidisiplin untuk reaksi responsif dan menyusun strategi bersama mewujudkan ketahanan energi berkelanjutan yang melintasi batas benua dan administratif,” papar Selo dalam sambutannya.

Konferensi Internasional ASTECHNOVA tentang manajemen krisis energi global tersebut diselenggarakan Fakultas Teknik UGM sejak 4-5 Oktober 2023. Selain dari Jepang, beberapa pembicara asing yang dihadirkan dari Amerika Serikat, Thailand, dan Kiribati.

Salah satu pembicara adalah Mary Rui dari Public Utilities Board, Kiribati. Menurut panitia Rachmawan Budiarto, selain diundang sebagai panelis yang membahas persoalan krisis energi global, juga untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan negara-negara di kepulauan Pasifik. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bebas emisi karbonenergi baru terbarukanFakultas Teknik UGMKonferensi Internasional ASTECHNOVAnet zero emissions

Editor

Next Post
Badak jawa Kasih lahirkan anak ke-4. Foto ppid.klhk.go.id.

Terekam Kamera, Badak Jawa Ujung Kulon Diduga Lahir Februari Lalu

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media