Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Kata sandi mudah diubah, tetapi gampang diretas. Solusi untuk menjaga keamanan digital adalah beralih dengan sistem biometrik.

Kamis, 24 Februari 2022
A A
Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Persoalannya, fitur wajah atau sidik jari hanya melekat pada satu orang saja. Berbeda dengan kata sandi yang bisa diganti. Apabila pengguna kehilangan informasi biometriknya, data yang tersimpan dengan identitas tersebut tidak akan dapat diakses.

“Satu solusi untuk memitigasi permasalahan ini adalah tokenisasi untuk pertukaran informasi,” jelas profesor Ilmu Komputer dan Teknik Elektro ini.

Baca Juga: Ingin Menang Kontes, Ini Tips Budidaya Ikan Guppy

Token digunakan agar pengguna tidak langsung memberikan informasi biometriknya. Misalnya, apabila pengguna lain ingin menggunakan tablet kita, token akan diberikan ke tablet dan juga ponsel sebagai perangkat utama. Izin akan diberikan apabila token di kedua perangkat cocok satu sama lain. Apabila tidak, token dapat ditarik dan diganti.

“Pengguna lain tidak akan menerima informasi biometrik apapun dari kita,” kata Reza.

Sistem pengenalan biometrik ini dinilai bisa menjadi solusi dari permasalahan data elektronik pribadi pengguna yang diretas dan disalahgunakan akibat kata sandi. Di mana peretasan dapat terjadi karena kata sandi merupakan sistem keamanan yang harus diingat oleh pemilik. “Apabila seseorang dapat mengetahui kata sandi kita, mereka bisa menerobos sistem keamanan menggunakan identitas kita,” jelas Reza. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: biometrikdata elektronikITSkata sandikeamanan digitalperetasantokenisasi

Editor

Next Post
Aksi damai warga Wadas di Kantor Kementerian ESDM, 24 Februari 2022. Foto Dok. Gerakan Bersihkan Indonesia.

Warga Wadas Aksi di Kantor ESDM: Cabut Pernyataan Penambangan Andesit Tak Butuh Izin

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media