Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Kata sandi mudah diubah, tetapi gampang diretas. Solusi untuk menjaga keamanan digital adalah beralih dengan sistem biometrik.

Kamis, 24 Februari 2022
A A
Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Persoalannya, fitur wajah atau sidik jari hanya melekat pada satu orang saja. Berbeda dengan kata sandi yang bisa diganti. Apabila pengguna kehilangan informasi biometriknya, data yang tersimpan dengan identitas tersebut tidak akan dapat diakses.

“Satu solusi untuk memitigasi permasalahan ini adalah tokenisasi untuk pertukaran informasi,” jelas profesor Ilmu Komputer dan Teknik Elektro ini.

Baca Juga: Ingin Menang Kontes, Ini Tips Budidaya Ikan Guppy

Token digunakan agar pengguna tidak langsung memberikan informasi biometriknya. Misalnya, apabila pengguna lain ingin menggunakan tablet kita, token akan diberikan ke tablet dan juga ponsel sebagai perangkat utama. Izin akan diberikan apabila token di kedua perangkat cocok satu sama lain. Apabila tidak, token dapat ditarik dan diganti.

“Pengguna lain tidak akan menerima informasi biometrik apapun dari kita,” kata Reza.

Sistem pengenalan biometrik ini dinilai bisa menjadi solusi dari permasalahan data elektronik pribadi pengguna yang diretas dan disalahgunakan akibat kata sandi. Di mana peretasan dapat terjadi karena kata sandi merupakan sistem keamanan yang harus diingat oleh pemilik. “Apabila seseorang dapat mengetahui kata sandi kita, mereka bisa menerobos sistem keamanan menggunakan identitas kita,” jelas Reza. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: biometrikdata elektronikITSkata sandikeamanan digitalperetasantokenisasi

Editor

Next Post
Aksi damai warga Wadas di Kantor Kementerian ESDM, 24 Februari 2022. Foto Dok. Gerakan Bersihkan Indonesia.

Warga Wadas Aksi di Kantor ESDM: Cabut Pernyataan Penambangan Andesit Tak Butuh Izin

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media