Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Kata sandi mudah diubah, tetapi gampang diretas. Solusi untuk menjaga keamanan digital adalah beralih dengan sistem biometrik.

Kamis, 24 Februari 2022
A A
Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sistem keamanan berupa kata sandi acapkali mudah dijebol peretas sehingga dinilai tidak dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna. Menurut Profesor di University of Missouri Kansas City, Doktor Reza Derakhshani, solusinya adalah sistem keamanan digital berupa biometrik.

Saat ini, banyak layanan digital yang menggunakan sistem pengenalan biometrik. Sama seperti pengidentifikasian konvensional yang sudah ada sejak dulu, konsep pengenalan biometrik ini menghubungkan identitas individu dengan penampilan luarnya.

“Jika kita melihat wajah seorang teman, kita bisa menjelaskan siapa orang itu,” kata Reza dalam acara yang digelar Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagaimana dilansir dari laman its.ac.id, 21 Februari 2022.

Baca Juga: Akun Medsos Ketua Umum AJI Indonesia Diretas dan Disalahgunakan

Saat seseorang ingin mengautentikasi dirinya untuk layanan digital, mereka harus mendaftarkan identitas mereka terlebih dahulu, seperti nama. Kemudian sistem akan menghubungkan identitas yang telah diterima dengan penampilan, seperti wajah atau sidik jari melalui sistem pemindaian yang ada di perangkat.

Selanjutnya, ketika pengguna telah terdaftar dan ingin mengakses informasi, perangkat akan memindai wajah pengguna. Hasil pemindaian tersebut akan dicocokkan menggunakan algoritma dengan template wajah yang telah didaftarkan sebelumnya. Sistem keamanan dengan biometrik ini dianggap lebih aman daripada sistem kata sandi karena fitur tubuh seseorang pasti memiliki perbedaan satu sama lain.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: biometrikdata elektronikITSkata sandikeamanan digitalperetasantokenisasi

Editor

Next Post
Aksi damai warga Wadas di Kantor Kementerian ESDM, 24 Februari 2022. Foto Dok. Gerakan Bersihkan Indonesia.

Warga Wadas Aksi di Kantor ESDM: Cabut Pernyataan Penambangan Andesit Tak Butuh Izin

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media