Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi Antarnegara Teliti Asal Populasi Pari Manta di Indonesia

Mengapa penelitian tentang asal populasi ikan pari manta di Indonesia perlu penelitian kolektif beberapa negara?

Rabu, 3 Januari 2024
A A
Ikan pari manta. Foto nusapenida.org.

Ikan pari manta. Foto nusapenida.org.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kalau kami terus lakukan advokasi kepada nelayan, mudah-mudahan mereka melepaskan,” jelas Alex.

Lokasi penelitian dipilih di Palabuhanratu dan Cilacap setelah melalui berbagai pertimbangan. Salah satunya berdasar hasil risetnya yang menemukan sejumlah sentra penangkapan ikan pari yang tidak disengaja di Indonesia. Alex juga mengatakan dari penelitian ini menghasilkan banyak penelitian dengan skala yang lebih kecil.

Mini riset dilakukan mahasiswa untuk mengidentifikasi isi perut ikan pari manta. Hasil dari penelitian itu adalah informasi mengenai kebiasaan makan pari manta.

Baca Juga: Mengenal Beragam Terumbu Karang di Eduminawisata SFV Bangsring Banyuwangi

“Jadi kami tahu feeding habit-nya, sehingga nanti bisa menjawab bahwa untuk kawasan-kawasan habitat tertentu, jenis plankton ini harus menjadi bagian dari konservasi. Habitatnya kami jaga supaya tidak terjadi booming plankton, tidak terjadi penurunan level dari kepadatan plankton, dan sebagainya,” papar Alex.

Informasi lain yang sudah didapatkan adalah membandingkan antara DNA pari yang berlokasi di Cilacap dan di Palabuhanratu. Penelitian tersebut mendapatkan hasil, bahwa keduanya memang serupa dan besar dari populasi yang sama.

“Untuk publikasi besar akan melibatkan informasi dari semua negara yang terlibat dalam penelitian. Apakah berasal dari populasi yang sama. Kami juga ingin tahu kondisi oseanografi apa yang paling suitable untuk habitat hidup mereka,” imbuh Alex. [WLC02]

Sumber: Universitas Padjajaran

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: booming planktonidentitas DNAikan pari mantapenelitian kolektifUnpad

Editor

Next Post
Pakar gempa ITB, Prof. Irwan Meilano. Foto Dok.ITB.

Irwan Meilano: Gempa Ishikawa Bukan Terkuat di Jepang, Tapi Picu Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media