Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi Antarnegara Teliti Asal Populasi Pari Manta di Indonesia

Mengapa penelitian tentang asal populasi ikan pari manta di Indonesia perlu penelitian kolektif beberapa negara?

Rabu, 3 Januari 2024
A A
Ikan pari manta. Foto nusapenida.org.

Ikan pari manta. Foto nusapenida.org.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim peneliti Universitas Padjadjaran melakukan penelitian tentang asal populasi ikan pari manta di Indonesia. Penelitian yang diinisiasi Newcastle University itu dilakukan secara kolaboratif antara beberapa negara di dunia, seperti Zanzibar, Maldives, Maladewa, dan beberapa negara pantai di Afrika Timur.

“Kami ingin mengetahui kira-kira populasi ikan pari manta di Indonesia berasal dari satu populasi yang sama dari belahan dunia yang lain atau tidak,” jelas dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, Alexander MA Khan dalam acara “Hard Talk” bertema “Better the Devil You Know: Addressing Key Data Gaps for the Effective Management of Devil Rays in the Indian Ocean”, Rabu, 3 Januari 2024.

Alex menjelaskan manta ray atau pari manta termasuk dalam spesies ikan yang bermigrasi dari satu kawasan ke kawasan yang lain dalam satu hamparan lautan. Penelitian kolektif itu bertujuan untuk mengidentifikasi asal populasi ikan pari manta di Indonesia dan yang ada di wilayah lainnya.

Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari 2024

Alex juga menjelaskan penelitian yang melibatkan beberapa dosen dari Unpad itu tidak hanya terkait aspek biologis atau identifikasi DNA dari ikan pari manta saja. Melainkan juga menggunakan pendekatan sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Walaupun ini bycatch, ternyata tetap memiliki nilai jual, sehingga nelayan itu merasa kalau kami lepas ke lautan, meski dalam kondisi hidup rugi, karena mereka bisa jual ke pasar,” jelas Alex.

Pendekatan sosial dan ekonomi yang dilakukan dalam penelitian bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan mengenai spesies pari manta yang dilindungi pemerintah.

Baca Juga: Awal 2024, Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik Menjadi Siaga

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: booming planktonidentitas DNAikan pari mantapenelitian kolektifUnpad

Editor

Next Post
Pakar gempa ITB, Prof. Irwan Meilano. Foto Dok.ITB.

Irwan Meilano: Gempa Ishikawa Bukan Terkuat di Jepang, Tapi Picu Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media