Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Bulan Mini yang Mengelilingi Bumi pada 25 dan 29 September 2024

Yang ditengarai ‘kembaran bulan’ adalah objek lain seperti asteroid yang terperangkap dalam gravitasi Bumi dan mengelilingi Bumi pada periode tertentu.

Rabu, 25 September 2024
A A
Asteroid di antara Bumi dan bulan. Foto BRIN.

Asteroid di antara Bumi dan bulan. Foto BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Fenomena yang disebut sebagai “bulan kembar” baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial, memunculkan berbagai spekulasi di kalangan netizen. Banyak yang mengira bahwa fenomena tersebut adalah kejadian astronomis langka yang memperlihatkan dua bulan di langit secara bersamaan.

Namun, Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyebut istilah “bulan kembar” sebenarnya tidak sepenuhnya tepat. Sebab satelit alami Bumi yang dikenal sebagai bulan merupakan satu-satunya benda langit yang ukurannya besar dan dengan mata telanjang selalu terlihat mengelilingi Bumi.

Sementara yang ditengarai ‘kembaran bulan’ adalah objek lain seperti asteroid yang dapat terperangkap dalam gravitasi Bumi dan mengelilingi Bumi pada periode tertentu. Seperti salah satu fenomena yang menarik perhatian astronom adalah asteroid dengan kode “2024 PT5”.

Baca Juga: Tak Hanya Megathrust, Pakar Ingatkan Warga Waspada Sesar Aktif di Daratan

“Objek ini sering disebut sebagai bulan mini atau mini moon,” kata Thomas.

Thomas mengatakan bahwa asteroid ini akan tertangkap oleh gravitasi Bumi dari 29 September hingga 25 November 2024.

“Asteroid ini bukan bulan kedua, tetapi karena terjebak sementara dalam orbit Bumi. Beberapa media menyebutnya sebagai ‘bulan mini’,” jelas Thomas.

Baca Juga: Hutan Lindung Maratus di Kalimantan Selatan akan Dubah Jadi Taman Nasional

Asteroid 2024 PT5 berukuran sangat kecil, hanya sekitar 10 meter. Ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan bulan, sehingga tidak mungkin terlihat seperti bulan purnama yang dilihat di langit.

“Orbitnya juga tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan akan sempat dan hanya sekali mengelilingi Bumi sebelum akhirnya lepas kembali ke orbit asalnya mengelilingi Matahari,” tambah Thomas.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: 2024 PTSBRINbulan kembarbulan miniobjek langit

Editor

Next Post
Acara The 5th Regional Geoheritage Conference Symposium di Makasar, Sulawesi Selatan, 23 September 2024. Foto Kementerian ESDM.

Kementerian ESDM Janjikan Pengembangan Geopark untuk Konservasi Warisan Geologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media