Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menggali Cerita Rakyat di Wilayah IKN untuk Jaga Kontinuitas Budaya Asal

Cerita rakyat di wilayah IKN akan menjadi pijakan dasar, pondasi, serta identitas kebangsaan dalam kearifan lokal yang tertuang dalam cerita rakyat di wilayah tersebut.

Rabu, 11 September 2024
A A
Salah satu prosesi adat Erau di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Foto djkn.kemenkeu.go.id.

Salah satu prosesi adat Erau di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Foto djkn.kemenkeu.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Riani juga menyampaikan ada 18 karakter yang bersumber dari nilai, ajaran, dan falsafah hidup agama, Pancasila, dan budaya serta tujuan pendidikan nasional. Semua itu diklaim sudah dikenal dalam masyarakat di wilayah IKN dan sekitarnya.

Baca Juga: Dataran Dieng Diusulkan Jadi Taman Bumi Nasional untuk Mempelajari Panas Bumi

“Cerita rakyat dari wilayah tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan literasi kebhinekaan dan dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap dia.

Sementara peneliti PR BSK, Dharma Satrya HD menyampaikan kajiannya tentang identitas dalam sastra indonesia. Dia membeberkan tentang teori identitas, paradigma, peta paradigma, dan identitas tokoh dalam karya sastra.

Dalam presentasinya, Dharma menceritakan tentang metode pengumpulan data, metode analisis data, dan pembahasan. Menurut dia, teori identitas ditentukan oleh basis paradigma. Yaitu, seperangkat konsep yang berhubungan satu sama lain membentuk sebuah kerangka pemikiran. Hal ini digunakan untuk memahami, menafsirkan, dan menjelaskan kenyataan atau masalah yang dihadapi.

Baca Juga: Penelitian BRIN, Vaksin Mpox Terbatas sehingga Pakai Vaksin Cacar karena Mirip

“Jadi, kajian identitas dalam sastra indonesia cenderung ke arah paradigma pascakolonial,” ucap dia.

Kegiatan ini melibatkan diskusi para budayawan, periset, dosen, sastrawan, mahasiswa, berbagai elemen masyarakat, dan juga kementerian dan lembaga. Dalam kegiatan itu, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa dan Sastra Hery Jogaswara berharap dalam webinar ini ada hal baru terkait dengan metode penelitian yang dilakukan dan juga pendekatan folklore. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINcerita rakyatfolkkloreIKNKutai Kertanegarawarisan budaya tak benda

Editor

Next Post
Summer course di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto Dok. IPB Universitas

Menikmati Eksplorasi Keanekaragaman Biota Laut Pulau Hoga Malam Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media