Senin, 14 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menikmati Eksplorasi Keanekaragaman Biota Laut Pulau Hoga Malam Hari

Di bawah terang bulan purnama, pengunjung menyaksikan keindahan dan keunikan biota laut yang terperangkap di cekungan-cekungan air di ekosistem lamun (seagrass).

Rabu, 11 September 2024
A A
Summer course di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto Dok. IPB Universitas

Summer course di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto Dok. IPB Universitas

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pulau Hoga merupakan merupakan salah satu dari gugusan Kepulauan Wakatobi yang terletak di sebelah timur Pulau Kaledupa, Sulawesi Tenggara. Pulau ini memiliki keanekaragaman biota laut yang terletak di jantung Coral Triangle Center. Sekaligus menjadi pulau pertama marine site Operation Wallacea. Pulau ini juga menjadi stasiun pembelajaran keanekaragaman laut, khususnya terumbu karang dunia.

IPB University bekerja sama dengan Victoria University of Wellington (VUW), New Zealand mengajak mahasiswa untuk menjelajahi pulau tropis tersebut dan mengeksplorasi keanekaragaman lautnya melalui program summer course. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari IPB University dan VUW sebanyak 13 orang yang berasal dari beberapa negara seperti New Zealand, Amerika Serikat, Sri Lanka, India, dan Indonesia. Sebelumnya telah dilaksanakan tiga kali summer course antara IPB University dan VUW di lokasi ini.

Kegiatan summer course mencakup kuliah lapang mengenai keanekaragaman terumbu karang, ikan karang, lamun, mangrove, dan habitat bentik. Mahasiswa belajar langsung mengenai metode identifikasi terumbu dan ikan karang, menghitung kepadatan, serta analisis data. Mahasiswa secara berpasangan atau dikenal buddy system melakukan snorkeling di beberapa spot penyelaman.

Baca Juga: Menggali Cerita Rakyat di Wilayah IKN untuk Jaga Kontinuitas Budaya Asal

Yang menarik bagi mahasiswa adalah kegiatan seagrass night safari yang merupakan biodiversity exploration pada malam hari. Mahasiswa dilengkapi peralatan booties, senter dan mandi cup (gayung) berjalan dari pinggir pantai menuju tengah laut yang sedang surut. Di bawah terang bulan purnama, mereka menyaksikan keindahan dan keunikan biota laut yang terperangkap di cekungan-cekungan air di ekosistem lamun (seagrass).

“Wow ini keren banget, ini pertama kalinya saya menyaksikan langsung gurita dan ular laut di alam liar,” ujar salah satu peserta summer course.

Dalam safari night tersebut, mereka juga bisa melihat lionfish, flatworms, moray eel, teripang, landak laut dan lainnya. Lamun adalah salah satu habitat penting di pesisir karena menjadi area asuhan, pemijahan, dan makan (nursery, spawning, dan feeding ground) bagi biota-biota laut.

Baca Juga: Kaya Ragam Bebatuan, Bangka Belitung Punya Potensi Geowisata

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Coral Triangle CenterIPB Universitykeanekaragaman biota lautterumbu karangWakatobi

Editor

Next Post
Warga delapan kabupaten di Jawa Barat menagih janji di KLHK, 11 September 2024. Foto Dok. Walhi.

Warga Jawa Barat Tagih Janji Pemenuhan Hak Atas Tanah di Kawasan Hutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media