Kamis, 2 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Misteri Ular Siput di Hutan Claket, Benarkah Memang Hidup di Mojokerto?

Ular ini pemangsa siput dengan adaptasi yang luar biasa, karena rahangnya bisa mengekstraksi tubuh lunak mangsanya langsung dari dalam cangkang.

Senin, 31 Maret 2025
A A
Ular siput di hutan Claket, Mojokerto, Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jawa Timur.

Ular siput di hutan Claket, Mojokerto, Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jawa Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

“Penemuan ini sangat menarik karena sejauh ini, tidak banyak laporan tentang keberadaan Aplopeltura boa di kawasan Mojokerto. Ini menunjukkan hutan di sekitar Claket masih menyimpan banyak misteri keanekaragaman hayati yang perlu diteliti lebih lanjut,” ujar Ferdinan.

Apakah berkerabat dengan ular boa raksasa?

Aplopeltura boa tergolong dalam famili Pareidae, sekelompok ular yang berevolusi dengan rahang asimetris untuk berburu siput. Ular ini tidak berbisa, memiliki kepala tumpul, dan lebih banyak ditemukan di pepohonan (arboreal).

Meskipun namanya mengandung kata “boa“, spesies ini tidak berkerabat dengan ular boa raksasa. Dan sama sekali bukan ular air, meskipun sempat diduga demikian oleh ilmuwan pada abad ke-19.

Bagi Ferdinan Sabastian dan Tifan Nur Rizal, penemuan ini bukan hanya sekadar momen berharga, tetapi juga bukti bahwa eksplorasi malam hari dapat mengungkap kehidupan liar yang tak terduga.

“Kami cukup terkejut menemukan spesies ini karena selama ini sangat jarang terdeteksi di kawasan ini,” tambah Tifan.

Keberadaan Aplopeltura boa di Hutan Claket bisa menjadi indikator ekosistem yang masih sehat dan perlu diteliti lebih lanjut: Apakah ini merupakan populasi alami yang tidak pernah terdeteksi sebelumnya? Atau spesies ini mulai meluas ke wilayah baru?

Saat malam Ramadan yang penuh berkah ini, tim herping tak hanya menemukan seekor ular, tetapi juga membuka pintu bagi pertanyaan ilmiah yang lebih besar tentang keanekaragaman hayati di Jawa Timur. [WLC02]

Sumber: KSDAE KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Aplopeltura boaBBKSDA JatimHutan ClaketKabupaten Mojokertoular siput

Editor

Next Post
Menelusuri habitat babi kutil di Bawean, Gresik, Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Menelusuri Habitat Babi Kutil di Suaka Margasatwa Pulau Bawean

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media