Minggu, 1 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mohammad Adib, Wujudkan Keadilan Lingkungan Lewat Antropologi Ekologi

Antropologi ekologi memegang peranan kunci dalam mewujudkan keadilan lingkungan dan keberlanjutan hutan tropis melalui perhutanan sosial.

Kamis, 27 Februari 2025
A A
Guru Besar FISIP Unair, Prof. Mohammad Adib. Foto researchgate.net.

Guru Besar FISIP Unair, Prof. Mohammad Adib. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Konflik tenurial yang melibatkan masyarakat lokal, perusahaan, dan pemerintah mengakibatkan kerugian sosial dan ekonomi serta kerusakan lingkungan yang sangat signifikan. Bahkan deforestasi di Indonesia menyumbang 85 persen emisi tahunan dari aktivitas manusia sehingga menjadikannya sumber utama gas rumah kaca.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga (Unair), Prof. Mohammad Adib menyampaikan gagasan dan solusi dalam orasi ilmiah saat pengukuhan guru besar yang berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C Unair, Kamis, 27 Februari 2025.

“Antropologi ekologi (AE) memegang peranan kunci dalam mewujudkan keadilan lingkungan dan keberlanjutan hutan tropis melalui perhutanan sosial (PS),” kata Adib.

Baca juga: Bahlil Minta Daerah Permudah Perizinan Eksplorasi Migas Demi Ketahanan Energi

Setidaknya ada empat kata kunci dalam AE untuk mewujudkan keadilan lingkungan. Pertama, memahami sistem pengetahuan lokal. Kedua, menjembatani ilmu pengetahuan dan kebijakan. Ketiga, mendorong partisipasi masyarakat. Keempat, menganalisis dampak sosial dan ekologi.

Deforestasi hutan tropis

Dalam pemaparannya, Adib menyebutkan bahwa hutan tropis Indonesia memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem global serta melestarikan lingkungan hayati yang tak ternilai harganya. Luasan hutan tropis Indonesia adalah terluas ketiga di dunia. Seluas 120 juta hektare dengan berbagai keragaman hayati dan keanekaragaman ekosistemnya.

Namun, saat ini terjadi deforestasi yang sangat signifikan. Dalam dua dekade terakhir sudah mencapai 20 juta hektare. Provinsi Papua misalnya, tutupan hutan berkurang 2,606 dari 2001 sampai 2021.

Baca juga: Hakim Tolak Praperadilan Kasus Pagar Laut Tangerang

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: antropologi ekologiFisip Unairhutan tropiskeadilan lingkungankonflik tenurialProf. Mohammad Adib

Editor

Next Post
Hutan yang dirombak jadi lahan food estate. Foto Dok. Auriga Nusantara.

Fraksi Demokrat Minta Menhut Tunjukkan Lokasi 20,6 Juta Ha untuk Pangan dan Energi

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media