Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pantai Selatan DIY Rawan Abrasi dan Sedimentasi

Rabu, 14 Agustus 2024
A A
Pantai Glagah, saah satu pantai selatan DIY. Foto wanaloka.com.

Pantai Glagah, saah satu pantai selatan DIY. Foto wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pesisir Kulon Progo di pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta rawan terhadap berbagai ancaman bencana dan permasalahan lingkungan. Termasuk bencana erosi atau abrasi maupun sedimentasi. Jadi perlu kolaborasi riset terkait potensi dan prediksi erosi atau abrasi maupun sedimentasi di sana.

“Agar dampak negatif yang mungkin timbul dapat diminalisir,” kata Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widjokongko saat Penandatangan Perjanjian Kerja Sama dengan Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) pada 12 Agustus 2024.

PRTH BRIN dan ITNY bekerja sama mengatasi ancaman erosi di pantai selatan DIY, terkait erosi dan sedimentasi di kawasan pesisir Kulon Progo.

Baca Juga: Sapto Andriyono, Proyek Reklamasi Bisa Dijalankan Asal Penuhi Amdal

Kerja sama ini bertujuan melaksanakan riset teknologi hidrodinamika untuk memprediksi potensi erosi dan sedimentasi di pesisir Kulon Progo. Riset tersebut akan memanfaatkan citra satelit dan pemodelan numerik.

“Pemerintah DIY telah menetapkan konsep Among Tani Dagang Layar dan menjadikan pantai selatan sebagai halaman depan. Ini menunjukkan peran penting kawasan pesisir,” ucap Widjo..

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pemerintah telah membangun berbagai infrastruktur strategis. Sebut saja seperti jalur lintas selatan, Bandara Yogyakarta Internasional (YIA), Pelabuhan Tanjung Adikarto, kawasan pariwisata Glagah-Congot, serta pertambangan pasir besi dengan industri pengolahannya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abrasi dan SedimentasiKabupaten Kulon Progopantai selatan DIYPRTH BRIN

Editor

Next Post
Panel-panel surya untuk PLTS. Foto Dok. ESDM.

Target Nol Emisi Karbon di IKN Sulit Tercapai, Ini Alasan Pengamat

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media