Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pantai Selatan DIY Rawan Abrasi dan Sedimentasi

Rabu, 14 Agustus 2024
A A
Pantai Glagah, saah satu pantai selatan DIY. Foto wanaloka.com.

Pantai Glagah, saah satu pantai selatan DIY. Foto wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pesisir Kulon Progo di pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta rawan terhadap berbagai ancaman bencana dan permasalahan lingkungan. Termasuk bencana erosi atau abrasi maupun sedimentasi. Jadi perlu kolaborasi riset terkait potensi dan prediksi erosi atau abrasi maupun sedimentasi di sana.

“Agar dampak negatif yang mungkin timbul dapat diminalisir,” kata Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widjokongko saat Penandatangan Perjanjian Kerja Sama dengan Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) pada 12 Agustus 2024.

PRTH BRIN dan ITNY bekerja sama mengatasi ancaman erosi di pantai selatan DIY, terkait erosi dan sedimentasi di kawasan pesisir Kulon Progo.

Baca Juga: Sapto Andriyono, Proyek Reklamasi Bisa Dijalankan Asal Penuhi Amdal

Kerja sama ini bertujuan melaksanakan riset teknologi hidrodinamika untuk memprediksi potensi erosi dan sedimentasi di pesisir Kulon Progo. Riset tersebut akan memanfaatkan citra satelit dan pemodelan numerik.

“Pemerintah DIY telah menetapkan konsep Among Tani Dagang Layar dan menjadikan pantai selatan sebagai halaman depan. Ini menunjukkan peran penting kawasan pesisir,” ucap Widjo..

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pemerintah telah membangun berbagai infrastruktur strategis. Sebut saja seperti jalur lintas selatan, Bandara Yogyakarta Internasional (YIA), Pelabuhan Tanjung Adikarto, kawasan pariwisata Glagah-Congot, serta pertambangan pasir besi dengan industri pengolahannya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abrasi dan SedimentasiKabupaten Kulon Progopantai selatan DIYPRTH BRIN

Editor

Next Post
Panel-panel surya untuk PLTS. Foto Dok. ESDM.

Target Nol Emisi Karbon di IKN Sulit Tercapai, Ini Alasan Pengamat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media