Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penderita Pikun Bertambah, Belum Ada Obatnya Tapi Ada Pencegahannya

Gaya hidup sehat adalah langkah nyata untuk menurunkan risiko demensia Alzheimer. Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu saat fungsi kognitif sudah menurun.

Selasa, 30 September 2025
A A
Ilustrasi lansia sehat. Foto Melody_ART/pixabay.com.

Ilustrasi lansia sehat. Foto Melody_ART/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Selain Alzheimer, jenis demensia terbanyak kedua adalah demensia vaskular yang berhubungan dengan gangguan pembuluh darah di otak. Salah satunya akibat stroke.

Yeni menambahkan, demensia Alzheimer umumnya muncul pada usia di atas 65 tahun, dengan prevalensi lebih tinggi di negara maju. Penyebab utamanya adalah penumpukan protein abnormal di otak, yaitu beta amyloid. Pada kasus tertentu, mutasi gen dapat memicu early onset Alzheimer atau demensia dini sebelum usia 65 tahun.

Gejalanya meliputi penurunan fungsi kognitif yang didahului penurunan daya ingat berat. Akhirnya, seluruh fungsi intelektual pasien terganggu hingga kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari. Alzheimer umumnya muncul perlahan dan bertambah berat seiring usia.

Baca juga: Inovasi Riset Pangan Lokal Lewat Padi Gamagora 7 dan Pandanwangi Cianjur

Belum ada obat Alzheimer

Untuk mencegah dan menghindari penyakit demensia ini, Probo mengajak masyarakat terutama lansia untuk selalu menjaga kesehatan otak dengan banyak membaca, mendengarkan, menulis, dan menerangkan supaya melatih otak dengan repetisi sehingga muncul stimulasi intelektual.

Asupan dalam mengonsumsi makanan bergizi, kaya antioksidan, sayur, buah, serta cukup minum air sangat diperlukan.

“Catatan untuk jeruk, lebih baik dimakan dengan seratnya yang berwarna putih karena membantu menurunkan lemak jahat,” ungkap dia.

Yang tidak kalah penting, adalah selalu menjaga aktivitas spiritual seperti sholat, puasa, dan sedekah sehingga dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Menyalurkan kegiatan dan hobi di bidang seni sangat membantu, seperti halnya menyanyi, menulis puisi, berolahraga seni bela diri, hingga aktif kegiatan sosial.

Baca juga: Klaim Ramah Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR dan Pakar Ingatkan Risiko Energi Panas Bumi

Supaya menjaga kadar gula darah tetap normal diminta untuk rutin berolahraga ringan seperti jalan kaki atau bersepeda. Di samping itu, selalu mengontrol tekanan darah dan berat badan dengan mengatur pola makanan yang sehat.

“Sulitnya itu ya mengurangi konsumsi santan, gorengan, dan tepung, tapi ini sangat penting dilakukan,” pungkas dia.

Hingga kini belum ada terapi atau pengobatan yang mampu menyembuhkan Alzheimer, jenis demensia terbanyak di dunia. Namun menurut Yeni, risiko penyakit ini dapat ditekan melalui pola hidup sehat, seperti tetap aktif bergerak, mengelola stres, menghindari rokok dan alkohol, serta mengontrol faktor risiko vaskular seperti diabetes dan hipertensi.

“Gaya hidup sehat adalah langkah nyata untuk menurunkan risiko demensia Alzheimer. Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu saat fungsi kognitif sudah menurun,” pesan Yeni. [WLC02]

Sumber: UGM, IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Kedokteran IPB UniversityFKKMK UGMlansiapenderita dimensiapenyakit Alzheimerpikun

Editor

Next Post
Salah satu lokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten yang tercemar radiasi Cesium-137 (Cs-137), 23 September 2025. Foto KLH/BPLH.

Kawasan Industri Modern Cikande Ditetapkan Menjadi Daerah Tercemar Radiasi Cesium-137

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media