Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peran Kebun Raya Mangrove Surabaya dari Konservasi hingga Ketahanan Pangan

Kamis, 31 Juli 2025
A A
Kebun Raya Mangrove di Surabaya, Jawa Timur. Foto Dok. BRIN.

Kebun Raya Mangrove di Surabaya, Jawa Timur. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia mengajak bersama-sama turut memberikan dukungan agar kebun raya ini dapat semakin menunjukkan kontribusi dan peran strategisnya di bidang konservasi tumbuhan, khususnya tumbuhan mangrove,” imbuhnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berharap Kebun Raya Mangrove Surabaya dapat menjadi salah satu perpustakaan mangrove dunia dan pusat pengurangan karbon. Sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin juga diharapkan mampu membawa nama kebun raya ini ke kancah internasional sebagai simbol keberhasilan pelestarian lingkungan kota.

Baca juga: Wilayah Tektonik Kamchatka Mirip Pantai Barat Sumatra, Pantai Selatan Jawa dan Utara Halmahera

Ke depan, pengembangan Kebun Raya Mangrove Surabaya akan menyentuh soal ketahanan pangan. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah menggandeng BRIN dalam riset pengembangan silvofishery di kawasan tersebut.

Silvofishery merupakan sistem budidaya perikanan terpadu di kawasan mangrove yang menggabungkan tambak dengan hutan mangrove.

“Kolaborasi antara mangrove dan perikanan serta tambak sekitar diharapkan akan menjaga kelestarian alam. Ketika alam dijaga, Surabaya akan menjadi kota yang bersih dan tenang,” kata Eri.

Baca juga: Muka Air Laut di Wilayah Indonesia Naik di Bawah 0,5 Meter Usai Gempa M8,7 Rusia, Berbahayakah?

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti menyampaikan pihaknya tengah mencoba berkolaborasi dengan BRIN dalam mengembangkan sumber alternatif pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui riset pengembangan silvofishery di kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Saat diresmikan tahun 2023, Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki 56 jenis mangrove sebagai koleksi. Setelah dua tahun, kebun raya ini telah memiliki koleksi 74 jenis mangrove. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINKebun Raya Mangroveketahanan pangan

Editor

Next Post
Desakan pencabutan izin terhadap korporasi pembakar hutan. Foto Dok. Walhi.

Catatan Walhi, Karhutla Berulang Bukti Negara Melindungi Korporasi Pembakar Hutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media