Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2023 Dipusatkan di Jambi, Ini Alasannya

Jumat, 24 Februari 2023
A A
Kegiatan pelepasliaran satwa dalam peringatan WWD 2023 di Jambi.Foto ppid.menlhk.go.id.

Kegiatan pelepasliaran satwa dalam peringatan WWD 2023 di Jambi.Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Timur, Sapril menyatakan pihaknya akan turut berpartipasi menjaga lingkungan, khususnya dari emisi karbon yang berasal dari lahan basah.

Baca Juga: Gempa Pulau Morotai Mag 6,8 Guncangannya Dirasakan Skala IV MMI

“Kami berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari paru-paru dunia. Serta terus bekerjasama dengan pihak terkait dalam upaya restorasi lahan basah di Tanjung Jabung Timur khususnya,” kata Sapril.

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki ekosistem lahan basah terluas di Asia, setelah China. Luasan ekosistem lahan basah di Indonesia sekitar 40,5 juta Ha atau sekitar 20 persen dari luas kawasan Indonesia. Di dalamnya terkandung berbagai keanekaragaman hayati yang sangat penting dan bernilai. Sekaligus merupakan aset Indonesia yang penting bagi upaya pembangunan dan kesejahteraan manusia.

Peringatan WWD tiap 2 Februari tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah Indonesia atas perjanjian internasional untuk melindungi lahan basah di seluruh dunia yang dikenal dengan Konvensi Ramsar. Pelaksanaan kegiatannya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lahan basah, meningkatkan peran aktif pemerintah daerah dan para pihak dalam bidang konservasi lahan basah. Juga dapat merekomendasikan gagasan atau kebijakan-kebijakan baru untuk perlindungan ekosistem lahan basah Indonesia yang lestari dan berkelanjutan. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Hari Lahan Basah SeduniaKLHKTaman Nasional Berbak Sembilang JambiWetland City AccreditationWorld Wetlands Day

Editor

Next Post
Korban gempa Turki mencapai 44 ribu orang meninggal dunia, 15 korban meninggal di antaranya berhasil dievakuasi Tim SAR Indonesia bermampuan MUSAR. Foto BNPB, personel SAR Indonesia tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma usai melaksanakan operasi misi kemanusiaan di Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki.

SAR Indonesia Berhasil Evakuasi 15 Korban Gempa Turki

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media