Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2023 Dipusatkan di Jambi, Ini Alasannya

Jumat, 24 Februari 2023
A A
Kegiatan pelepasliaran satwa dalam peringatan WWD 2023 di Jambi.Foto ppid.menlhk.go.id.

Kegiatan pelepasliaran satwa dalam peringatan WWD 2023 di Jambi.Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peringatan Hari Lahan Basah (World Wetlands Day/WWD) Tahun 2023 mengangkat tema global “It’s Time for Wetland Restoration”. Di Indonesia, WWD dipusatkan di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang, Jambi pada 23 Februari 2023. Pemilihan lokasi pelaksanaan acara berdasarkan beberapa pertimbangan.

Pertama, Taman Nasional Berbak merupakan Situs Ramsar yang ditetapkan pada tanggal 8 April 1992. Kedua, Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan wilayah yang telah menerima anugerah sebagai wilayah yang peduli terhadap lahan basah dan telah terakreditasi oleh Sekretariat Konvensi Ramsar sebagai Wetland City Accreditation (WCA). Selain itu ada juga Kota Surabaya. Penghargaan diterima Bupati Tanjung Jabung Timur dan Walikota Surabaya dalam COP 14 di Jenewa Swiss pada 10 November 2022.

“Taman Nasional Berbak Sembilang sebagai salah satu Situs Ramsar melalui kegiatan pemulihan ekosistem 2023 seluas 215.54 ha. Harapannya dapat memberi kontribusi dan sumbangsih yang nyata dalam upaya konservasi lahan basah di Indonesia,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai Taman Nasional Berbak-Sembilang, Bobby Sandra.

Baca Juga: Jokowi Serahkan SK TORA dan Perhutanan Sosial kepada Masyarakat

Peringatan WWD 2023 tersebut ditandai dengan penanaman pohon, pelepasliaran satwa, dan dialog. Pohon yang ditanam adalah jenis tumbuhan rawa berupa balangeran atau blangiran (Shorea balangeran) dan tumbuhan pantai berupa bintaro (Cerbera manghas) masing-masing 15 bibit. Sementara pelepasliaran satwa meliputi masing-masing satu ekoor Ungko (Hylobates agilis), Siamang (Symphalangus syndactylus), Simpai (Presbytis melalophos), Kukang Sumatera (Nycticebus coucang), dan 20 ekor Jalak Kerbau (Acridotheres javanicus).

“Lahan basah berpotensi sebagai gudang karbon yang sangat besar. Jadi mari kita semua terlibat dalam aksi nyata dalam upaya restorasi lahan basah di Indonesia,” kata Direktur Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem (BPEE) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen KSDAE KLHK), Ammy Nurwati.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Hari Lahan Basah SeduniaKLHKTaman Nasional Berbak Sembilang JambiWetland City AccreditationWorld Wetlands Day

Editor

Next Post
Korban gempa Turki mencapai 44 ribu orang meninggal dunia, 15 korban meninggal di antaranya berhasil dievakuasi Tim SAR Indonesia bermampuan MUSAR. Foto BNPB, personel SAR Indonesia tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma usai melaksanakan operasi misi kemanusiaan di Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki.

SAR Indonesia Berhasil Evakuasi 15 Korban Gempa Turki

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media