Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penularan Penyakit Lewat Nyamuk

Risiko perubahan iklim juga berdampak pada persoalan kesehatan masyarakat. Banyak penyakit baru bermunculan. Juga peningkatan risiko penyakit akibat penularan vektor. Nyamuk, salah satunya.

Senin, 1 Agustus 2022
A A
Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.

Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Guru Besar dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof. Ova Emilia menambahkan, perubahan iklim mengakibatkan vektor-vektor atau penyebab tersebut hidup lebih panjang atau berubah perilaku.

“Akibatnya, muncul penyakit-penyakit yang mungkin belum pernah ditemukan sebelumnya. Bukan tidak mungkin ke depan akan muncul problem-problem (penyakit baru) seperti Covid-19,” papar Ova dalam webinar bertema Pemikiran Bulaksumur #11: Kesehatan Manusia dan Planet Bumi pada Juni 2022.

Mitigasi Bertingkat

Menurut Ova, mitigasi atas ancaman perubahan iklim pada kesehatan masyarakat perlu melibatkan peran universitas untuk mendiseminasikan perilaku-perilaku ‘green’ atau yang berpikir terkait keberlanjutan planet bumi ini. Universitas juga diharapkan dapat menghasilkan banyak penelitian untuk memitigasi bencana perubahan iklim, serta membantu untuk membuat perencanaan dan kebijakan publik yang diperlukan.

Baca Juga: Gerakan Global Climate Srike: Waktu Kian Sempit, Bumi Serukan Darurat Iklim

Guru Besar dari FKKMK lainnya, Prof. Laksono Trisnantoro menambahkan, mitigasi kesehatan masyarakat dari bahaya perubahan iklim dilakukan mulai dari tingkat individu, sosial, sampai tingkatan struktural.

Di tingkat individu, adalah memperbaiki perilaku masyarakat, seperti mendorong untuk memiliki pola hidup sehat. Juga meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melibatkannya dalam praktik pencegahan penyakit malaria dan demam berdarah sejak dini.

Di tingkat sosial, berupa pengurangan kemiskinan masyarakat, karena kenyataan di lapangan, kesehatan berkaitan dengan faktor ekonomi.

Sementara di tingkat struktural, seharusnya ada regulasi dan kebijakan yang diperlukan. Pemerintah juga melakukan upaya preventif, berupa monitoring terutama di daerah-daerah terpencil. Apabila ada penemuan kasus bisa segera diobati sebelum terjadi penularan. [WLC02]

Sumber: unair.ac.id, ugm.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IPCCnyamuknyamuk Aedes aegyptinyamuk Anophelesperubahan iklimvektor

Editor

Next Post
Guru Besar Undip, Prof. Rahmat Gernowo. Foto undip.ac.id.

Rahmat Gernowo: Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Berbasis Anomali Atmosfer Tropis

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media