Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pola Unik Pergerakan Kura-kura Moncong Babi Kadang ke Hulu Kadang ke Hilir

Pergerakan satwa endemik ini menjadi dasar pembuatan kebijakan kawasan lindung atau kawasan konservasi.

Selasa, 29 Juli 2025
A A
Kura-kura moncong abbi. Foto WWF Indonesia.

Kura-kura moncong abbi. Foto WWF Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

“Masyarakat itu sudah paham sekali. Mereka tahu bahwa tidak usah ambil induknya, karena kalau induknya mati, tidak dapat telur, tidak bisa jual,” ujar Mirza.

Sumber penghidupan masyarakat juga tidak hanya bergantung pada telur kura-kura. Melainkan turut mencakup aktivitas lain, seperti penangkapan ikan arwana pada musim tertentu.

Penelitian ini merupakan bagian dari kerja sama IPB University dengan PT Tunas Sawa Erma Group dan Korindo Group yang mendukung upaya konservasi satwa liar di Papua. Dijelaskan Mirza, hasil riset ini diharapkan menjadi dasar bagi pengelolaan habitat kura-kura moncong babi di bantaran Sungai Kao dan menjamin pemanfaatan lestari.

Baca juga: Puncak Kemarau Agustus-September, Potensi Karhutla Meluas di Sumatera dan Kalimantan

Upaya tersebut dilakukan demi melindungi satwa endemik ini yang hanya ditemukan di Indonesia, Papua Nugini, dan Australia Utara dengan mempertimbangkan aspek ekologi spesies dan dinamika sosial-ekonomi masyarakat lokal.

“Tim kami juga terus mengembangkan teknologi pelacakan untuk meningkatkan ketahanan dan efektivitas pemantauan satwa air lainnya di Indonesia,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Universitykura-kura moncong babisatwa endemik

Editor

Next Post
Pengecekan alat untuk menangani karhutla di Sumatra Selatan, 29 Juli 2025. Foto Danung Arifin/Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Enam Provinsi Siaga Tanggap Darurat Karhutla 2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media